Pengasuh Ponpes Tebuireng, KH Salahudin Wahid mengatakan, seperti tahun-tahun sebelumnya, acara puncak haul digelar di kompleks makam keluarga Gus Dur di belakang masjid Ponpes Tebuireng. Pelbagai persiapan pun dilakukan panitia.
Salah satunya membersihkan kompleks makam Gus Dur yang juga terdapat 2 makam pahlawan nasional. Yakni ulama pendiri organisasi NU KH Hasyim Asyari yang juga kakek Gus Dur serta mantan Menteri Agama pertama KH Wahid Hasyim yang juga ayah Gus Dur.
"Panitia haul sudah menghadap ke Istana dan Pak Jusuf Kalla dijadwalkan akan hadir," kata adik kandung Gus Dur yang akrab disapa Gus Solah ini.
Gus Dur Wafat pada 30 Desember 2009 lalu. Acara haul sendiri untuk memperingati hari wafatnya Presiden ke 4 RI itu. Selan Jusuf Kalla, haul ke 6 Gus Dur malam nanti juga akan dihadiri sejumlah menteri Kabinet Kerja.
Salah satunya adalah Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Para pejabat tinggi di Jawa Timur juga tak akan ketinggalan. Diantaranya Gubernur dan Wagub Jatim, Kapolda, serta Pangdam V Brawijaya.
Yang menarik lagi pada haul Gus Dur malam nanti, lanjut Gus Solah, kiai sepuh NU dari Rembang, Jawa Tengah, KH Maimun Zubair atau Mbah Moen didapuk menjadi penceramah.
"KH Jamaluddin Ahmad dari Tambakberas, Jombang, salah satu kawan Gus Dur selama mondok yang mungkin akan cerita pengalaman beliau bersama Gus Dur," imbuhnya.
Sebelum acara puncak haul Gus Dur malam nanti, khataman Al Quran digelar serentak di masjid dan musala se Kabupaten Jombang mulai pagi ini hingga sore nanti. Sementara acara puncak haul yang dipusatkan di Ponpes Tebuireng dikemas dengan tahlil dan pengajian akbar.
Sementara 1.100 personel gabungan TNI-Polri dan instansi lain diterjunkan untuk menjaga keamanan. Sebb acara nanti malam diprediksi bakal dibanjiri belasan ribu pengunjung.
Kapolres Jombang AKBP Sudjarwoko mengatakan, pihaknya akan menerjunkan 750 personel. Mereka disiagakan di luar ring 1 tempat berlangsungnya acara. Antara lain di tempat-tempat parkir peziarah dan pengunjung haul.
"Kepolisian hanya sebatas mem-back up. Pengamanan RI 2 (Wapres Jusuf Kalla) di ring 1 menjadi tanggung jawab Paspampres dan TNI," kata Sudjarwoko.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, acara puncak haul ke 6 Gus Dur yang dipusatkan di Ponpes Tebuireng ini bakal menyedot kedatangan belasan ribu pengunjung. Para pengunjung yang tak kebagian tempat biasa membanjiri Jalan Raya KH Hasyim Asyari di depan Ponpes Tebuireng.
Untuk mengantisipasi kemacetan malam nanti, polisi akan melakukan pengalihan arus lalu lintas. Kasat Lantas Polres Jombang AKP Mellysa Amalia menjelaskan, menjelang rombongan Wapres Jusuf Kalla melintas, jalur yang dilalui dari Jombang Kota menuju Ponpes Tebuireng akan disterilkan dari kendaraan lain.
Kendaraan dari arah selatan (Gudo) menuju Ponpes Tebuireng akan dialihkan di simpang 3 PG Tjoekir. Kendaraan diarahkan menuju ke Mojowarno. Sedangkan arus lalu lintas dari arah utara (Jalan KH Wahid Hasyim) akan dialihkan melalui simpang tiga Mojosongo.
Kepala Penerangan Korem 082 Mojokerto Mayor (Arm) Imam Duhri menambahkan, personil gabungan yang akan dilibatkan pada pengaman puncak acara haul Gus Dur malam nanti sekitar 1.100 orang. "Personel pengamanan gabungan mencapai 1.100 orang baik TNI, Polri, dan isntansi lain," imbuhnya.
Selain polisi dan TNI, 200 personel Banser Jombang bakal membantu menjaga keamanan puncak haul Gus Dur malam nanti. Personil Pemuda Ansor itu akan ditempatkan di ring 2 serta mengawal para kiai menuju acara haul.
"Berdasarkan rapat kordinasi di Kodim Jombang, ada 200 personil Banser yang ditugaskan namun seperti pengalaman sebelumnya, akan banyak berdatangan Banser dari daerah lain yang jumlahnya mencapai 1000-an," kata Ketua GP Ansor NU Cabang Jombang Zulfikar Damam Ikhwanto.
(fat/fat)











































