Aktvitas tersebut terpantau dari pos pantau Gunung Bromo di Cemoro Lawang yang diungkapkan Ahmad Subhan, kepala pos Pantau tersebut.
Subhan mengaku, semburan itu mengarah ke timur-tenggara yakni mengarah ke sekitar Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, dan wilayah Lumajang. Sampai sejauh ini, warga Suku Tengger, yang bermukim di lereng-lereng Bromo masih melakukan aktivitas seperti biasanya.
"Jadi masih belum ada lontaran lava pijar, itu sudah sesuai dengan data valid dari kami," aku Subhan kepada wartawan, Rabu (23/12/2015).
Subhan menambahkan jika saat ini Gunung Bromo hanya mengeluarkan sinar api dari dalam magma Bromo. "Hanya bunga api atau glowing, tidak benar kalau lava pijar keluar dari kawah Bromo. Bunga api cuma jarang, aktivitas fluktuaktif," tuturnya.
Lava pijar, lanjut Subhan, baru terlontar jika aktivitas Bromo semakin meningkat, biasanya diiringi dengan dentuman. Hingga sejauh ini, Bromo masih aman untuk dikunjungi wisatawan dengan radius tiga kilometer. (iwd/iwd)











































