Akibatnya, pria diketahui bernama Buro (30) ditembak Polsek Kotaanyar. Korban warga Sukorejo, Kecamatan Kotaanyar, itu mengalami luka tembak di kaki kanan dan langsung dilarikan ke RS Rizani di Paiton, SeninĀ (21/12/2015) petang.
Informasi yang dihimpun, saat kejadian Brigpol Heru, anggota polsek setempat mendapat informasi soal seorang pria mengamuk, mengintimidasi dan menantang berkelahi ke siapapun.
"Saat anggota saya mendapat telepon, dia langsung turun ke lokasi melakukan pengecekan, dan akan melerai pria itu. Malah pelaku memukul anggota saya," kata Kapolsek Kotaanyar AKP Ohim kepada wartawan.
Brigpol Heru, jelas kapolsek, berupaya memberi perlindungan terhadap warga. Dan dia sudah memberitahu jika dirinya seorang polisi. Bahkan, sudah memberikan tembakan peringatan. Tapi pelaku memukul Brigpol Heru, dengan sebatang bambu dan kayu, hingga tangan kiri Heru memar dan luka pada pelipis kirinya.
"Karena tak digubris, akhirnya tembakan ke dua pun dikeluarkan ke arah kaki kanannya," tambah kapolsek.
Sementara dari pengakuan Buro, saat menjalani perawatan medis, dirinya kesal karena 3 hari sebelumnya ia dan 3 temannya dipecat. Dia ke rumah temannya bernama Andi, yang juga dipecat kerja di Dusun Gasal. Sebelum masuk ke rumah Andi, dirinya sempat dimarahi warga, lantaran mengendarai motor kencang sambil membleyer serta melepas setir di depan rumah warga.
"Waktu saya lepas setir motor, saya terjatuh di tumpukan pasir depan rumah warga, tidak ada yang menolong. Akhirnya saya seperti orang stres, marah-marah sendirian dan menantang warga. Pikiran saya kacau karena dipecat kerja di proyek. Setelah itu warga ramai dan ada yang memukul saya, akhirnya Polisi datang," kenang Buro kepada wartawan dan polisi.
Akibat kejadian itu, kaki kanan Buro luka serius. Tulang kakinya patah dan harus mendapat penanganan serius. Pihak RS Rizani Paiton, merujuk Buro, ke rumah sakit Jember untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Sedangkan polisi mengamankan barang bukti bambu dan kayu, batu yang dipegang Buro saat mengamuk serta sabuk zimat. Keluarga Buro sendiri sampai saat ini belum menerima kejadian penembakan itu.
"Ya, tidak terima karena langsung main tembak begitu," tambah Amir Mahmud, saudara Buro. (fat/fat)











































