Informasi di lapangan, truk Fuso Nopol B 9045 PR, melaju dari arah Banyuwangi menuju Surabaya. "Pas jalan turunan, rem sudah saya injak tapi gak berfungsi," kata Humaidi (60) warga Singojuruh-Banyuwangi, sopir dari truk naas tersebut.
Dalam kondisi panik, lanjut Humaidi, dia langsung menabrakkan truknya ke tebing. "Kalau saya jalan terus, jelas akan banyak korban. Karena saat itu banyak pengendara dari arah berlawanan," sambung Humaidi dilokasi kejadian.
Akibat menabrak tebing, truk itu akhirnya terguling. Namun sial, ribuan botol yang tumpah dari truk, menimpa pengendara sepeda motor bernama Marsani (50) warga Bangorejo-Banyuwangi.
"Pengendara sepeda motor itu dari arah berlawanan pak," ujar Asim, saksi kejadian.
Akibat kejadian itu, Marsani kondisinya kritis akibat patah tulang rusuk. Dan dirujuk ke RSD dr Soebandi Jember, untuk perawatan intensif.
Truk Fuso masih dibiarkan melintang di tengah jalan. Kondisi ini mengakibatkan arus lalu lintas dari arah Banyuwangi-Surabaya maupun sebaliknya, tersendat.
"Kita masih mengupayakan mobil derek untuk mengevakuasi truk yang terguling. Beberapa personel sudah kita terjunkan untuk mengatur arus lalu lintas," ungkap Kanit Laka Lantas Polres Jember Ipda Suyitno. Sementara untuk kasus kecelakaan ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan.
(fat/fat)











































