Hadiah sepeda tersebut, membuat Ketut makin melecut semangatnya untuk menjadi atlet sepeda profesional.
"Pastinya bangga bisa mendapat hadiah dari Bu Risma yang membuat saya harus berusaha keras lagi untuk berprestasi di dunia balap sepeda," katanya kepada detikcom, Jumat (18/12/2015).
Remaja 16 tahun juga tidak menyangka mendapat hadiah sepeda balap setelah berhasil naik podium juara 2 di kejuaraan di Trawas.
Anak ketiga dari 4 bersaudara pasangan Cipto Purnomo-Suprihatin ini awalnya adalah pengamen jalanan yang memutuskan masuk ke Liponsos khusus anak yang biasa disebut Kampung Anak Negeri binaan Pemkot Surabaya.
Di Kampung Anak Negeri ini, Ketut mewakili Indonesia dalam Kejuaraan Dunia Balap Sepeda. Berikut jadwal balap sepeda internasional yang akan diikuti remaja asal Tenggilis Kauman, Surabaya:
26-28 Maret 2016, Tour du Leman, Swiss-France
4 April 2016, Giro Citta di Loano, Italy
8-10 April 2016, Cottubus Etappenfahrt, German
15-17 April, Tour of Slovenia, Slovenia
30 April-3 Mei 2016, Grudziakz, Polandia
8-11 Juli 2016, Sint-Martin Kontich, Belgia
19-24 Juli 2016, Tour de I'Abitibi, Kanada
1-4 September 2016, Giro della Luniggiana, Italia
8-11 September 2016, Giro di Vasillicata, Italia
17-18 September 2016, Keizer del Juniores, Belgia
9-16 Oktober 2016, World Championships, Qatar.
(ze/fat)











































