Praktis, arus lalu lintas jalur pantura setempat sempat lumpuh total selama hampir 1,5 jam. Ada ratusan kendaraan menuju ke arah Surabaya dan Bali yang terjebak kemacetan panjang, hingga mencapai sekitar 7 KM.
Kemacetan baru terurai, setelah polisi dibantu warga berhasil mengevakuasi bangkai pohon tumbang itu ke tepi jalan. Tidak ada korban dalam kejadian pohon tumbang tersebut.
"Tidak ada korban. Saat pohon itu tumbang ke tengah jalan, arus lalu lintas mungkin sedang sepi karena sudah malam," kata Kanit Laka Satlantas Polres Situbondo, Ipda Sutanto, Jumat (18/12/2015) dini hari.
Pengamatan detikcom menyebutkan, pohon asem berukuran besar itu tumbang, tak lama setelah hujan mengguyur wilayah Situbondo, Kamis (17/12) malam. Pohon berusia puluhan tahun itu ambruk tepat ke tengah jalan raya Dusun Kembangsambi Desa Pasir Putih Kecamatan Bungatan, hingga langsung menutup arus lalu setempat.
"Saya dari Bali mau ke Mojokerto, pak. Ini sudah lebih 1 jam saya terjebak macet di sini. Di depan katanya ada pohon tumbang," tutur Saiful, seorang sopir truk.
Polisi dibantu warga berusaha mengevakuasi bangkai pohon tumbang itu dari tengah jalan raya. Selain mengerahkan 2 unit gergaji mesin, polisi juga menurunkan mobil derek untuk menarik potongan pohon ke tepi jalan.
"Kami mengimbau kepada pengendara yang melintas di jalur pantura Situbondo untuk selalu hati-hati. Selain ada beberapa titik rawan longsor, selama musim penghujan ini juga banyak pohon rawan tumbang di tepi jalan raya," saran Ipda Sutanto. (fat/fat)











































