Pertamina Tambah Stok 5 Persen Antisipasi Lonjakan BBM Subsidi

Pertamina Tambah Stok 5 Persen Antisipasi Lonjakan BBM Subsidi

Zainal Effendi - detikNews
Kamis, 17 Des 2015 13:20 WIB
Surabaya - Pertamina menambah stok premium, pertamax series dan solar sebesar 5% dari konsumsi normal mengantisipasi lonjakan bahan bakar minyak (bbm) menjelang Hari Natal dan Tahun Baru.

Menurut General Manager Operation Region V (Jatim, Bali dan NTB) PT Pertamina, Ageng Giriyono memperkirakan penambahan yang dilakukannya lebih dari cukup.
"Karena Natal dan Tahun Baru sebelumnya peningkatan konsumsi BBM di wilayah MOR V hanya terjadi di Bali dan NTT sekitar 3%," katanya diruang kerjanya, Kamis (17/12/2015).

Selain menambah stok, Pertamina juga membentuk satuan tugas (satgas) mulai 21 Desember 2015 hingga 8 Januari 2016 serta penambahan waktu pelayanan Terminal BBM dan SPBU di jalur strategis.

"Biasanya terjadi di wilayah Bali seiring peningkatan wisatawan yang berlibur," ungkap dia.

Tak hanya antisipasi kebutuhan BBM, pertamina juga mengantisipasi lonjakan kebutuhan elpiji ukuran 3 Kg dengan menambah stok sebesar 12% dari konsumsi normal.

"Mengingat tahun lalu peningkatan konsumsi mencapai 10%," kata Area Manager Commucation & Relation Pertamina MOR V Heppy Wulansari.

Saat ini konsumsi LPG 3 kg di wilayah MOR V mencapai  3.985 Metrik ton per hari. Untuk antisipasi agen atau pangkalan yang tutup, Pertamina juga menyediakan LPG 3 kg di 954 SPBU tersebar di seluruh wilayah Jatim, Bali dan Nusa Tenggara Barat.

Khusus untuk NTT, belum ada konversi elpiji 3 kg, Pertamina menyiapkan antisipasi penambahan stok Minyak Tanah Subsidi sekitar 10% dari konsumsi normal harian 257 Kilo liter per hari. Adapun peningkatan pada Natal tahun sebelumnya sekitar 7%.

Sementara konsumsi normal premium di Jawa Timur mencapai 10.263 Kl/hari, solar 5.292 Kl/hari dan elpiji 3Kg 3.290 MT/hari.

(ze/fat)
Berita Terkait