Menurut Kepala PVMBG Bandung, pihaknya melakukan uji laboratorium abu vulkanik untuk kandungan bahan berbahaya, dan juga meniliti seberapa besar aktivitas dapur magma saat Gunung Bromo erupsi saat ini.
"Kita akan melakukan uji laboratorium kandungan dan meneliti aktivitas dari dapur magma erupsi tahun 2015, kita membawa abu vulkanik ini sekarang," kata Kepala Tim Tanggap Darurat Sosialisasi PVMBG Bandung, Agus Budianto, Selasa (15/12/2015).
Pos pantau Gunung Bromo, di Cemara Lawang, Desa Ngadisari, hingga siang tadi menyebutkan aktivitas Bromo terus mengeluarkan asap kelabu tebal dengan tekanan kuat. Ketinggian asap kurang lebih 1.500 meter di atas puncak atau 3829 MDPL, mengarah ke barat dan barat laut, dengan gempa tremor 4 sampai 28 milimeter, dominan 8 milimeter.
Pihaknya tetap melarang warga dan pengunjung radius aman 2,5 sampai 3 kilometer dari kawah, dikhawatirkan gunung bromo sewaktu-waktu bisa melontarkan awan dan material panas. (fat/fat)











































