Dua Paslon di Situbondo Saling Klaim Menangkan Pilkada

Dua Paslon di Situbondo Saling Klaim Menangkan Pilkada

Ghazali Dasuki - detikNews
Rabu, 09 Des 2015 21:40 WIB
Dua Paslon di Situbondo Saling Klaim Menangkan Pilkada
Foto: Zaki Alfarabi
Situbondo - Penghitungan suara Pilkada di Situbondo memang baru selesai di tingkat TPS. Namun, klaim kemenangan sudah muncul dari dua pasangan calon (paslon). Klaim kemenangan itu muncul berdasarkan hitung cepat (quick count) yang dilakukan masing-masing paslon.

Seperti yang diklaim paslonĀ  nomor 3, H Dadang Wigiarto - H Yoyok Mulyadi. Paslon yang dikenal dengan sebutan Da-Di itu mengklaim unggul sekitar 15% dari pesain terberatnya, yakni paslon nomor 2, KH Abdul Hamid Wahid - LH Fadil Muzakki Syah. Sesuai hasil quick count yang dilakukan, pasangan Da-Di ini mengantongi perolehan suara hingga 55,50%.

Berikutnya disusul paslon nomor 2, yakni pasangan Hafass (Hamid - Fadil Situbondo Sejahtera) yang mendapatkan perolehan suara sebanyak 39,41%. Urutan ketiga ditempati paslon nomor 3, yakni KH Abdullah Faqih Ghufron - H Untung (Agung) dengan perolehan suara 5,12%.

Menurut kubu Da-Di, quick count itu sudah meliputi 98% suara Pilkada Situbondo, dengan margin error hanya 1%. Tak heran, jika mereka cukup yakin dengan keunggulan perolehan suara yang diraup dalam Pilkada Situbondo tahun 2015.

Namun, di lain pihak klaim kemenangan juga disampaikan paslon nomor urut 2, yakni Hafass. Dari quick count yang mereka lakukan, Hafass mengklaim telah memenangkan Pilkada dengan keunggulan suara hingga sekitar 12%.

Rincian quick count tersebut, pasangan Hafass mengantongi suara sebanyak 53,07%. Disusul di urutan kedua paslon Da-Di sebanyak 41,42% suara, dan ketiga paslon Agung sejumlah 5,24% suara.

"Untuk real count kami masih terus melakukan penghitungan. Ada data dari beberapa kecamatan yang belum masuk. Namun dari quick count yang kami lakukan, Hafass menang dengan keunggulan 12%," kata Cabup nomor 2, KH Abdul Hamid Wahid, dalam jumpa persnya di Hotel Rosali Situbondo, Rabu (9/12/2015).

Selebihnya, Cabup Hamid mengimbau, agar pendukungnya tetap melakukan pengawalan ketat terhadap perolehan suara dalam kotak suara, hingga semua proses rekapitulasi selesai. Termasuk merekam dan melaporkan setiap indikasi terjadinya kecurangan.

"Untuk beberapa dugaan kecurangan yang sudah terjadi, sedang kami konsolidasikan untuk dilaporkan ke pihak berwenang," pungkas Cabup Hamid.

Menanggapi saling klaim kemenangan kedua paslon tersebut, Ketua Panwaslih Kabupaten Situbondo, Agus Tjahyono Basuki mengimbau, agar sebaiknya semua paslon bisa saling menahan diri dan tidak saling klaim kemenangan. Hal itu untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan di arus bawah.

"Sebaiknya menunggu sampai rekapitulasi penghitungan suara oleh KPU Situbondo selesai. Saya rasa itu akan lebih terhormat," imbau Agus Tjahyono Basuki. (ugik/ugik)
Berita Terkait