Kapolsek Trowulan, AKP M Sulkan mengatakan, korban atas nama Robi Zidni Ilman (7) dan Oktavia Pratama (8) warga Dusun Brumbung. Kedua korban sedang bermain bersama temannya, Fajar (9) di lahan pertanian milik Hamidi (60) yang juga warga setempat.
Saat kejadian, lahan Hamidi yang ditanami jagung sedang diairi. Semula ketiga bocah SD itu asyik bermain di saluran irigasi yang mengalirkan air ke lahan jagung Hamidi.
Namun, luberan air dari lahan Hamidi meluber memenuhi kubangan bekas galian pasir berukuran 2,5x5 meter tak jauh dari lahan jagung. Kubangan dengan kedalaman sekitar 1,5 meter itu penuh terisi air.
"Melihat kubangan terisi air, kedua korban bermain disitu. Keduanya mandi di kubangan. Saat itu lah korban tenggelam karena kubangan itu cukup dalam," kata Sulkan kepada wartawan.
Melihat kedua temannya tenggelam, lanjut Sulkan, Fajar berlari pulang untuk menyusul orang tua Robi. Naas, saat warga datang ke lokasi kejadian, kedua korban sudah mengapung di dalam kubangan dalam kondisi tak bernyawa.
Polisi yang datang ke lokasi bersama dokter Puskesmas Trowulan melakukan pemeriksaan luar terhadap kedua korban.
"Keluarga korban menolak untuk diotopsi. Namun, hasil pemeriksaan luar tidak ada tanda-tanda kekerasan. Indikasinya korban meninggal karena tenggelam setelah paru-parunya kemasukan air," ujar Sulkan. (bdh/bdh)











































