PDIP Minta Panwas Usut Stiker Risma-Whisnu di Paket Makanan Lansia Dinsos

PDIP Minta Panwas Usut Stiker Risma-Whisnu di Paket Makanan Lansia Dinsos

Zainal Effendi - detikNews
Senin, 07 Des 2015 16:16 WIB
PDIP Minta Panwas Usut Stiker Risma-Whisnu di Paket Makanan Lansia Dinsos
Foto: istimewa
Surabaya - Setelah geger 'bingkisan' berisi selebaran sosialisasi Rasiyo-Lucy Kurniasari ditemukan masih dibagi di masa tenang, giliran relawan Rasiyo mengumumkan adanya jatah makanan dari Dinas Sosial ditempeli stiker bergambar Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana.

Relawan pasangan calon nomor urut 1 yang menemukan adalah Abdul Munif. Menurutnya, jatah makanan untuk warga lanjut usia (lansia) ditemukan di kawasan Kapasari, Kecamatan Genteng Surabaya, Senin (7/12/2015) siang.

Sekretaris Tim Pemenangan Risma-Whisnu, Adi Sutarwijono tak mau gegabah menanggapi temuan itu. Sebab, ia merasa tim maupun pendukung calon wali kota nomor urut 2 sepakat untuk menjauhu birokrasi atau pemanfaatan program pemkot dalam pemenangan ini.

Adi yang juga ketua Bappilu PDIP Surabaya ini menyerahkan temuan tim Rasiyo itu ke panitia pengawas (Panwas) Pilkada Surabaya. "Saya kira panwas bisa bertindak. Telusuri hal itu. Temukan faktanyamsecara terang benderang, agar tidak terjadi fitnah," kata Adi.

Demikian pula wakil ketua Tim Rasiyo-Lucy,  H Junaedi . Ia juga meminta kepada pihak yang terkait untuk segera menindaklunjuti temuan relawannya.
 
"Temuan itu langsung kita respon dan laporkan. Oleh karena itu, kami minta kepada pihak-pihak yang terkait untuk segera menindaklanjuti temuan ini, utamanya Panwas," kata Junaedi saat dihubungi detikcom.

Junaedi yang juga Wakil Ketua Komisi D juga akan segera meminta klarifikasi kepada Kepala Dinas Sosial Surabaya Soepomo.  Supomo yang dikonfirmasi detikcom, memastikan tidak ada mobilisasi atau pemanfaatan program dinsos untuk kepentingan pilkada.

Ia mengaku langsung menindaklanjuti kasus temuan relawan Rasiyo-Lucy berupa paket makanan untuk lanjut usia yang dilaporkan berstiker pasangan Risma-Whisnu.

"Seluruh stage holder yang terkait program permakanan lansia langsung saya kumpulkan untuk membuat surat pernyataan kenapa sampai ada stiker salah satu pasangan calon," katanya.

Stage holder yang dimaksud yakni, pihak katering, Karang Werdha (lembaga yang kerjasama dengan dinsos), pengirim serta pengawas lapangan.

"Harapannya dari surat pernyataan yang berisi tidak ada perinttah pemenangan itu mulai dari masak hingga dibagikan di lapangan akan terlihat. Jika ditemukan ada kesalahan, bisa kita putus kontraknya," ujar dia.

Yang pasti, Supomo menegaskan tidak ada niat sekecil pun untuk melakukan penodaan netralitas Pegawai Negeri Sipil. "Kita juga kaget ada temuan itu. Tapi terima kasih, kita bisa evaluasi kejadian yang ada," katanya.

(ugik/ugik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini