Residivis ini Bakar & Bondet Rumah Pacarnya

Residivis ini Bakar & Bondet Rumah Pacarnya

Ghazali Dasuqi - detikNews
Senin, 07 Des 2015 12:55 WIB
Residivis ini Bakar & Bondet Rumah Pacarnya
Foto: Ghazali Dasuqi
Situbondo - Gara-gara dibakar cemburu, seorang pria di Situbondo nekat melakukan pengrusakan. Tak hanya membakar rumah, Imam Sulaksono (44), juga melempar bondet rumah yang ditempati kekasihnya, Ana, di Desa Kotakan Kecamatan Situbondo, hingga kacanya pecah berantakan.
Akibat ulahnya, residivis yang tubuhnya penuh tato itu pun kini harus berurusan dengan polisi.

"Pelaku ditangkap anggota Reskrim di rumah temannya. Motifnya murni karena pelaku cemburu. Jadi tidak ada kaitannya dengan masalah politik menjelang Pilkada," kata Kapolres Situbondo, AKBP Puji Hendro Wibowo, saat jumpa pers di Mapolres, Senin (7/12/2015).

Tak cukup hanya menangkap, polisi juga telah melakukan penggeledahan di rumah Imam Sulaksono, di Desa Alasmalang Kecamatan Panarukan. Hasilnya, polisi menemukan satu unit bondet yang sudah jadi dan siap diledakkan. Selain itu, polisi juga mengamankan pecahan kaca rumah akibat bondet.

"Bondetnya saya buat sendiri, pak. Bahannya ya obat-obatan mercon, cuma isinya saya kasih kerikil dan peloran. Saya cemburu karena pacar saya pacaran sama orang lain," aku Imam Sulaksono.

Keterangan yang diperoleh, pelaku cemburu karena curiga kekasihnya, Ana, punya hubungan dengan pria lain. Karena itu, pelaku kemudian membakar rumah kontrakan si Ana, di Desa Kotakan Kecamatan Situbondo, hingga beberapa bagiannya hangus terbakar.

Di rumah milik M Tohir itu, Ana konon tinggal bersama pacarnya, yang konon pekerja dari si pemilik rumah. Namun, dendam pelaku belum selesai, setelah mendengar Ana dan pacarnya lolos dari insiden kebakaran, yang terjadi pada dini hari di awal Nopember 2015 lalu.

Tahu begitu, Imam Sulaksono pun nekat melempar bondet rumah Sugiyono, juga di Desa Kotakan, pada Jumat (4/12) lalu. Sebab, saat itu si Ana diketahui ke rumah kakaknya tersebut. Namun, lagi-lagi sang kekasih lolos dari cedera dan hanya kaca-kaca rumah kakaknya saja yang pecah berantakan.

"Pelaku sekarang sudah kita tahan dan masih dalam proses penyidikan," tandas Kapolres Puji. (fat/fat)
Berita Terkait