Warga sekitar yang jadi saksi mata, Sulirohma (43) mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, Minggu (6/12/2015). Saat kondisi sedang hujan, dirinya mendengar suara benturan keras dari arah jalan raya.
Ternyata suara tersebut berasal dari sebuah truk bernopol B 9275 BDD. Truk yang dikemudikan Anton Wijaya (28) terguling setelah menabrak tanggul Sungai Brantas.
"Truk terguling dua kali. Saya dengar banyak teriakan minta tolong dari arah truk itu. Bapak-bapak warga sini berlarian memberikan pertolongan," kata Sulirohma kepada wartawan.
Korban kecelakaan truk di Jombang (Foto: Enggran Eko Budianto/detikcom) |
Kanit Laka Sat Lantas Polres Jombang, Ipda Trisula mengatakan, truk naas mengangkut 11 orang pekerja pemasangan jaringan telepon. 3 orang penumpang duduk di kabin, sedangkan sisanya di bak truk.
Rombongan perja itu dalam perjalanan kembali dari Mojokerto menuju mess di Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek, Jombang. Naas, saat melintas di Jalan Raya Desa Jatigedong, truk tiba-tiba selip ke arah kiri dan menabrak tanggul Sungai Brantas hingga terguling.
"Kemungkinan kondisi jalan yang licin menjadi penyebab truk engkel ini selip," ujar Trisula.
Akibat kecelakaan tunggal ini, seorang penumpang truk, Suwiji, warga Bondowoso tewas saat dievakuasi ke RSUD Ploso.
2 korban luka berat dirawat di RSUD Ploso, sedangkan 4 lainnya dirujuk ke RSUD Jombang. Antara lain, Abdul Rosid, Ali Wafa, Joni, dan Burawi. Sementara 4 penumpang lainnya termasuk sopir truk hanya mengalami luka ringan. (fdn/fdn)












































Korban kecelakaan truk di Jombang (Foto: Enggran Eko Budianto/detikcom)