Scan Sidik Jari Mayat dalam Karung, Muncul Nama Perempuan Gresik dan Surabaya

Scan Sidik Jari Mayat dalam Karung, Muncul Nama Perempuan Gresik dan Surabaya

Enggran Eko Budianto - detikNews
Sabtu, 05 Des 2015 14:50 WIB
Scan Sidik Jari Mayat dalam Karung, Muncul Nama Perempuan Gresik dan Surabaya
Foto: Enggran Eko Budianto/detikcom
Mojokerto - Hasil otopsi mayat perempuan yang ditemukan di Jurang Kutukan Sendi menunjukkan korban diduga dianiaya hingga tewas. Untuk mengungkap identitas korban, polisi mengambil sidik jari mayat untuk dicocokkan dengan data kependudukan. Hasil sementara, muncul dua nama perempuan warga Surabaya dan Gresik.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Budi Santoso mengatakan, pihaknya sudah menyocokkan sidik jari mayat dengan basis data kependudukan dengan alat mAMBIS (mobile Automated Multi- Biometric Identification System). Alat identifikasi multibiometrik itu terintegrasi dengan data kependudukan di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Dari hasil scan sidik jari mayat  muncul dua nama perempuan. Yakni  Novita Luviani, warga Petemon Barat No 54, Kelurahan Petemon, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya dan Vony Dwi Martasari, warga Desa Pasinan, Kecamatan Wringin Anom, Gersik.

"Unit Resmob melaksanakan cross check ke rumah Novita Luviani. Yang bersangkutan bekerja di pabrik paku Waru, Sidoarjo. Sampai 3 Desember, saudari Luviani masih berhubungan dengan keluarga," urai Budi dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Sabtu (5/12/2015).

Apakah mayat perempuan terbungkus karung itu warga Gresik?

"Hasil pengecekan ke rumah saudari Vony ternyata yang bersangkutan juga masih hidup dan berada di rumahnya," ujarnya.

Kurang akuratnya hasil identifikasi scan sidik jari itu, lanjut Budi, lantaran sever basis data kependudukan di Kemendagri sedang eror. Pihaknya pun memutuskan mengirim sidik jari korban ke Mabes Polri di Jakarta.

"Kami masih berupaya menemukan identitas korban. Kami kirim sidik jarinya ke Mabes Polri, mudah-mudahan server Kemendagri tidak error," tegasnya.

Mayat perempuan terbungkus karung plastik ditemukan seorang pencari madu di Jurang Kutukan Sendi, Desa/Kecamatan Pacet, Mojokerto, Rabu (2/12). Saat ditemukan kondisi mayat sudah membusuk sehingga sulit dikenali. Diduga kuat perempuan malang ini korban pembunuhan.

Polisi tak menemukan identitas pada mayat. Hanya saja terdapat ciri-ciri yang mungkin bisa dikenali oleh keluarga korban. Antara lain, korban memakai jaket hitam, kaos merah, dan celana jeans warna biru.

Sejumlah perhiasan berupa kalung perak, cincin dan gelang warna emas masih utuh. Jam tangan dari bahan logam berwarna emas dan merah juga masih melekat di tangan kiri korban. (iwd/iwd)
Berita Terkait