"Status Bromo naik dari Waspada ke Siaga per tanggal 4 Desember 2015 pukul 14.00 WIB," kata Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo tengegr Semeru (TNBTS), Ayu Dewi Utari, Jumat (4/12/2015).
Dengan meningkatnya staus Gunung Bromo, TNBTS menutup kawah Bromo, lautan pasir dan Savana. Untuk sementara, kata Ayu, pintu ke Bromo yang dibuka hanya dari arah Tosari, Pasuruan.
"Wisatawan masih bisa menikmati sunrise di Bukit Penanjakan Wonokitri, Tosari, Pasuruan," jelas Ayu.
Kepala PVMBG Pos Pantau Bromo Ahmad Subhan, mengatakan berdasarkan pantauan PVMBG Pos Pantau Gunung Bromo, saat ini secara visual Bromo mengeluarkan asap cenderung pekat dengan ketinggian 50 – 150 meter. Sedangkan gempa tremor berlangsung terus menerus 3 hingga 12 mili meter dengan dominasi 5 mili meter.
"Statusnya kami naikkan dari status level waspada menjadi level siaga," ujar Ahmad Subhan. (iwd/iwd)











































