Kepala Bidang Pelestarian dan Pengendalian Lingkungan BLH Kabupaten Probolinggi, Hendri Priyanto, mengatakan bahwa pihaknya ingin memastikan keberadaan semburan air itu. Apakah air itu mengandung bahan kimia atau yang lain, BLH akan menelitinya.
"Kami akan membawa sampling air untuk dilakukan pengecekan laboratorium di Lumajang. Dan hasilnya tunggu 3 sampai 4 hari," kata Hendri kepada wartawan, Kamis (3/12/2015)..
Sementara Ari Suciyati, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kesehatan Kabupaten Probolinggo mengatakan jik nantinya hasil pengecekan air itu terdapat zat kimia atau lainnya yang sekiranya membahayakan, makan pihak Dinkes kata Ari, akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penutupan di lahan tandus yang bersumber air itu.
"Kalau nanti hasil pengecekan terbukti air itu ada zat kimianya, kami akan tutup lokasi itu," ujarnya. (iwd/iwd)











































