KPU memanggil khusus petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pesanggaran, untuk mencari data jumlah TPS yang tergolong rawan pada coblosan Pilkada Banyuwangi pada 9 Desember ini.
"Ada 9 dari 23 TPS di Desa Sumberagung, Pesanggaran yang berada di bekas ricuh kegiatan penolakan tambang emas," ujar Ketua PPK Pesanggaran, Muhammad Zuhri kepada detikcom, Kamis (3/11/2015).
Ke 9 TPS itu, kata Zuhri, ada satu TPS paling dekat dengan sekitar wilayah tambang emas, yakni di Dusun Silirbaru, RT 3 RW2 Desa Sumberagung, atau sekitar 1 km dari lokasi infrastruktur tambang emas yang dirusak.
Sementara 8 TPS berada di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, yang merupakan basis massa yang merusak dan membakar lokasi tambang emas.
"Kita sudah koordinasi dengan Forpimka dan dinyatakan aman. Tapi kita tidak memastikan partisipasi masyarakat di sana. Tidak ada pergeseran TPS. Yang penting kita berusaha sosialisasi maksimal," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua KPU Banyuwangi Syamsul Arifin mengaku pihaknya segera mengunjungi 9 TPS yang diduga rawan konflik tersebut. Namun menurutnya, kondisi lokasi sekitar tambang emas Tumpangpitu sudah mulai kondusif.
"Saya kira aman. Nantinya kita akan cek lokasi," ujarnya. (ugik/ugik)











































