Logo motif tribal bergambar Suro dan Boyo milik komunitas yang beranggotakan lebih 6000 orang yang tersebar di Indonesia dan luar negeri ini digunakan pasangan nomor urut 1 pada desain media kampanye selama ini.
Menurut Wakil Ketua SC Chapter Surabaya Urip Agus Salim, pihaknya sudah berusaha komplain ke tim pemenangan Rasiyo-Lucy di Posko Pemenangan yang berada di Jalan Flores, SUrabaya, pada Senin lalu.
Pada pertemuan pertama itu Urip Agus Salin ditemui oleh Ketua Tim Rasiyo-Lucy, Agung NUgroho. "Pak Agung meminta maaf dan mengakui jika timnya mencuri logo dari Google. Itu minta maaf ke saya," kata Urip Agus salim saat ditemui detikcom, Rabu (2/12/2015).
Pada pertemuan itu, kata Urip Agus Salim atau yang akrab disapa Oyek, Agung bersedia meminta maaf secara terbuka atas kelalaiannya tersebut. "Kami saat itu minta mereka minta maaf terbuka di media nasional, mereka bersedia," kata Oyek yang sehari-hari bekerja di perusahaan ekspedisi ini.
Namun hingga sekarang, kata Oyek, tidak ada permintaan maaf secara resmi dari tim Rasiyo-Lucy di media massa nasional. "Ini yang membuat anggota SC marah besar dan kecewa," katanya.
Bagi Oyek, permintaan maaf dan kesediaan mengakui telah mencomot logo SC dari mesin pencari di internet itu telah menimbulkan keresahan di dalam organisasi yang dikomandani Piyu Padi itu.
"Semua anggota dari berbagai daerah marah karena SC sepakat tidak terlibat aksi dukungan politik. Kita clear," tambah Oyek.
SC, kata Oyek, sesuai perintah pendiri dan pengurus di pusat meminta agar persaoalan serius ini segera dituntaskan. Mereka memberi batas waktu kepada tim Rasiyo-Lucy untuk meminta maaf secara terbuka hingga Kamis (3/11/2015).
"Jika mereka tetap ingkar meminta maaf maka SC akan melaporkan ke badan pengawas pilkada dan kepolisian. Ini persoalan serius, kita sedang koordinasi dengan SC Jakarta saat ini," ungkap Oyek didampingi Bagus 'Bagong' Agung, salah satu pendiri SC.
Tim Rasiyo-Lucy, kata Oyek, jangan meremehkan Surabaya Community yang secara resmi di bentuk di Jakarta pada 10 November 2006 lalu. "Anggota kita mulai preman hingga jenderal dan menteri," katanya. Pelindung SC ini kata Oyek adalah mantan menteri pendidikan M Nuh, tambahnya.
Selain itu, Oyek memastikan dalam waktu dekat ini SC akan melayangkan somasi kepada tim pemenangan Rasiyo-Lucy. Isi somasi selain menuntut Rasiyo-Lucy meminta maaf terbuka, juga segera menarik semua atribut kampanye yang terdapat logo SC.
"Harus ditarik semua atribut kampanye yang ada logo komunitas kita, jangan meremehkan komunitas kita. Jangan anggap kita ini ecek-ecek," katanya.
(ugik/ugik)











































