'Badai Pasir' Terjadi dii Gunung Bromo, Wisatawan Diiimbau Bermasker

'Badai Pasir' Terjadi dii Gunung Bromo, Wisatawan Diiimbau Bermasker

M Rofiq - detikNews
Minggu, 29 Nov 2015 17:15 WIB
Badai Pasir Terjadi dii Gunung Bromo, Wisatawan Diiimbau Bermasker
Foto: M Rofiq
Probolinggo - Setelah normal karena sempat terjadi peningkatan aktivitas vulkanis, kini angin kencang atau warga menyebutnya badai pasir melanda Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Minggu (29/11/2015). Kencangnya angin di sekitar lautan pasir, merupakan fenomena siklus tahunan saat pergantian musim kemarau ke musim hujan, dan biasa terjadi di bulan November ini.

Adanya badai dan kencang anginnya yang bakal terjadi beberapa hari ke depan ini, wisatawan  diimbau mengenakan masker.  Menurut Asmadi, minggu pagi Bromo mengeluarkan asap debu pekat. "Minggu pagi Bromo keluarkan asap debu pekat. Saya memakai masker karena debu Bromo sangat berbahaya bagi pernafasan jika terhirup," kata Asmadi, salah satu pengunjung Gunung Bromo.

Sementara Kepala Pos Pantau Gunung Bromo Ahmad Subhan, menghimbau pengunjung untuk memakai masker jika berada di sekitar kaldera Bromo, karena debu yang dikeluarkan dari kawah Bromo itu mengandung silica atau bahan dasar pembuatan kaca sehingga berbahaya bagi saluran pernafasan.

"Asap bercampur debu yang di keluarkan Gunung Bromo, mengandung silica. Sangat berbahaya bagi kesehatan khususnya pernafasan," jelasnya.

Data dari Pos Pantau Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Gunung Bromo bahwa aktifitas Gunung Bromo terjadi letusan rutin. Asap putih tipis dan tebal ke arah barat dan barat daya, dengan tekanan lemah, dengan ketinggian asap +50 sampai 150 MDPK, gempa tremor amplitudo 1 sampai 7 milimeter dominan 5 milimeter. (ugik/ugik)
Berita Terkait