"Iya, kita juga lakukan tes darah dan urin dan sekarang lagi saya tunggu hasilnya," kata Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Andre Manuputti pada detikcom, Minggu (29/11/2015).
Tes tersebut, kata Andre untuk mengetahui apakah pengemudi supercar dalam keadaan mabuk akibat alkohol atau lainnya.
"Sekaligus untuk mengobati lukanya dia (pengemudi) di dahi karena terkena kaca," ujar dia.
Andre menambahkan pihaknya akan terus melakukan pendalaman pemeriksaan kecelakaan yang melibatkan supercar Lamborghini yang menyebabkan 1 orang tewas dan 2 orang luka.
"Semua kemungkinan kita dalami. Makanya semua kita lakukan," pungkas Andre.
Mobil Lamborghini Gallardo bernopol B 2258 WM menabrak warung STMJ di Jalan Manyar Kertoarjo, Surabaya pagi tadi pukul 05.20 WIB. Saat itu, Wiyang yang mengemudikan mobil Lamborghini sedang balapan dengan temannya sesama pengemudi mobil sport.
(ze/Hbb)











































