Kakak kandung korban, Rahmat Sugianto (42) mengatakan, awalnya datang 4 orang ke rumah Yasin, orangtua Qoiron d, Jumat (27/11) sekitar pukul 19.00 Wib. Tanpa alasan yang jelas, para pelaku yang masih tetangga korban itu mencari Alfian Ilyas (20), Reza Eliandani (19), dan Qoiron yang merupakan tiga bersaudara.
Kebetulan ketiga putra Yasin itu berada di rumah tersebut. Terjadi keributan antara 4 orang yang diduga keamanan internal sebuah pondok pesantren di Desa Gadingmangu dengan keluarga Yasin.
"Adik saya (Qoiron) dibawa ke pos kamling kemudian dihajar beramai-ramai," kata Rahmat kepada wartawan di rumah keluarga Qoiron, Sabtu (28/11/2015).
Tak puas, usai memukuli korban, para pelaku diduga menggerakkan pemuda di lingkungan pondok untuk menyerbu rumah korban. Menurut Rahmat, sekitar Pukul 23.00 Wib, massa datang merusak rumah keluarga Yasin.
Akibat aksi massa itu, rumah keluarga Yasin terlihat rusak di bagian depannya. Pintu rumah jebol. Bekas lemparan batu terlihat berserakan di teras rumah. Bahkan bengkel sepeda milik Rahmat pun yang terletak tak jauh dari lokasi turut dirusak.
"Massa yang menyerang warga sini campuran dengan pendatang. Ada sekitar 100-150 orang. Selain merusak rumah, dua sepeda angin, satu tas berisi surat-surat penting dan uang Rp 300.000 dimabil," ujarnya.
Akibat dikeroyok para pelaku, Qoiron dan Reza mengalami cukup parah. Korban menjalani perawatan intensif di RSUD Jombang. Sementara Alfian mengalami luka memar.
"Persoalannya belum tahu, korban masih trauma belum bisa ditanyai," pungkas Rahmat. (ugik/ugik)










































