Tambang Emas Banyuwangi Rusuh, Polisi Kejar 2 Tersangka yang Kabur dari RS

Tambang Emas Banyuwangi Rusuh, Polisi Kejar 2 Tersangka yang Kabur dari RS

Ardian Fanani - detikNews
Sabtu, 28 Nov 2015 15:22 WIB
Tambang Emas Banyuwangi Rusuh, Polisi Kejar 2 Tersangka yang Kabur dari RS
Fasilitas di tambang emas Tumpang Pitu yang dibakar warga/Foto: Ardian Fanani/detikcom
Banyuwangi - Dua warga yang terluka akibat demo menolak tambang emas Tumpang Pitu di Banyuwangi berakhir rusuh ternyata telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, keduanya kabur saat dirawat di rumah sakit.

Sy (50) dan Jv (19), keduanya warga Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Pesanggaran, melarikan diri dari Rumah Sakit Al-Huda, Genteng. Sy mengalami luka di bagian kepala, dahi dan kaki. Sementara Jv, mengalami patah jari tengah. Untuk Jv sempat dilakukan operasi sehari setelah masuk ke RS Al-Huda.

Dua orang ini, menurut polisi, terlibat melakukan aksi pengerusakan dan pembakaran perkantoran dan alat berat milik PT Bumi Suksesnido (BSI) saat demo pada Rabu (25/11/2015). lalu.

"Keduanya itu tersangka. Kita masih buru mereka untuk ditangkap," ungkap Kapolres Banyuwangi AKBP Bastoni Purnama kepada detikcom, Sabtu (28/11/2015).

Menghilangnya kedua tersangka dari rumah sakit itu disayangkan Kapolres Bastoni. Ia menilai pengamanan rumah sakit cukup lemah sehingga tidak bisa mengantisipasi kaburnya dua pasien yang telah ditetapkan menjadi tersangka itu.

"Seharusnya pengamanan RS lebih ketat. Tidak membiarkan orang pergi begitu saja," ujarnya.

Menurut Kapolres Bastoni, saat ini pihaknya sedang menyisir beberapa tempat yang diduga menjadi tempat persembunyian keduanya. Diduga mereka masih berada di sekitar kawasan Tumpang Pitu, (ugik/ugik)
Berita Terkait