Dari pantauan detikcom, Jumat (27/11/2015) puluhan buruh dari FSPMI dan KSPI menggelar unjuk rasa di depan gedung Grahadi. Meski jumlah massa lebih sedikit dibandingkan dengan sebelumnya, namun tetap membuat arus lalu lintas Jalan Gubernur Suryo padat merambat.
Antrean kendaraan terjadi karena kendaraan yang lewat mengurangi kecepatannya. Kemacetan juga terjadi karena di lajur tengah hingga kiri Jalan Gubernur Suryo 'dikuasai' massa serta truk yang membawa peralatan pengeras suara.
Arus lalu lintas kembali lancar, setelah melintasi titik kumpul pendemo di depan Grahadi. Aksi unjuk rasa dan mogok kerja nasional pekerja/buruh berlangsung sejak 24 hingga 27 November 2015. Hari ini adalah hari terkahir mogok nasional jilid III.
Dalam aksinya, buruh dan pekerja menuntut cabut PP No 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan serta menuntut revisi Pergub Jawa Timur No 68 Tahun 2015 tentang Upah minimum kabupaten/kota (UMK) Tahun 2016.
"Sahkan peraturan daerah (perda) Jawa Timur tentang Perlindungan pekerja/buruh," teriak orator melalui pengeras suara. (roi/iwd)










































