Jelang Pilkada, Forpimda Banyuwangi Minta Konflik Tambang Emas Diredam

Jelang Pilkada, Forpimda Banyuwangi Minta Konflik Tambang Emas Diredam

Ardian Fanani - detikNews
Jumat, 27 Nov 2015 13:50 WIB
Jelang Pilkada, Forpimda Banyuwangi Minta Konflik Tambang Emas Diredam
Foto: Ardian Fanani/Illustrasi
Banyuwangi - Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kabupaten Banyuwangi meminta semua pihak yang bersengketa di penambangan emas Gunung Tumpang Pitu, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi, cooling down.

Ini dilakukan untuk mensukseskan pilkada serentak yang digelar 9 Desember mendatang. Sebelumnya, forpimda melakukan rapat koordiasi secara tertutup membahas kerusuhan yang terjadi di kawasan pertambangan gunung Tumpang Pitu, Pesanggaran, Banyuwangi.

"Sesuai dengan koordinasi kita, semua aktivitas hendaknya dihentikan. Baik PT BSI dan masyarakat agar tak kisruh lagi. Karena habis ini Pilkada. Mohon semua pihak menahan diri," ujar Penjabat Bupati Banyuwangi, Zarkasi, kepada detikcom saat dihubungi, Jumat (27/11/2015).

Langkah yang diambil Pemkab Banyuwangi, tambah Zarkasi, saat ini pemkab telah melakukan koordinasi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama serta perangkat Kecamatan, Desa hingga Dusun di sekitar wilayah pertambangan.

"Hari ini kita bertemu mereka di Pendopo. Mereka kita minta meredam aksi warga. Karena pilkada ini juga penting," tambahnya.

Sementara Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara mengaku prihatin dengan adanya aksi pengerusakan lokasi infrastruktur tambang emas Tumpang Pitu milik PT BSI. Terkait konflik pertambangan itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Komisi 4 DPRD Banyuwangi.

"Lembaga kami kolektif kolegial. Makanya nanti kita bahas dengan komisi 4," ujarnya kepada detikcom.

Selain itu, melalui jalur partai, Made meminta kepada partai politik yang ada di DPRD Banyuwangi untuk meredam emosi warga dilokasi pertambangan melalui anak cabang dan ranting partai.

"Kita minta partai untuk turun. Dan membantu pemerintah meredam emosi massa," pungkasnya. (fat/fat)
Berita Terkait