Produsen Audio dari AS Incar Generasi Muda di Surabaya

Produsen Audio dari AS Incar Generasi Muda di Surabaya

Rois Jajeli - detikNews
Kamis, 26 Nov 2015 20:20 WIB
Surabaya - Produsen audio dari Amerika Serikat, Harman, mengembangkan sayapnya hingga ke kota Surabaya. Penetrasi melalui distributor partnernya PT IMS Indonesia, mereka akan membidik generasi muda yang butuh akan peralatan audio sebagai kebutuhan life style-nya.

Dengan membuka store pertama JBL di Grand City Surabaya, mereka ingin menjajaki pasar di Surabaya, dengan menawarkan audio kelas menengah dan premium seperti home theatre system, home audio wireless, wireless bluetooth speaker, hingga produk multimedia lainnya seperti headphone wireless bluetooth maupun earphone.

"Konsep store JBL yang pertama kali di Kota Surabaya ini, merupakan bukti komitmen Harman Internasional untuk lebih dekat dengan konsumen di Surabaya dan Jawa Timur," kata Country Manager Harman International Singapore Pte. Ltd Kazuo Sawachi di sela peresmian JBL Store di Grand City Surabaya, Kamis (26/11/2015).

Ia mengatakan, Harman sebagai brand audio dari Amerika yang sudah berpengalaman lebih dari 65 tahun dalam menyediakan perangkat audio, akan memanjakan pecinta musik di Surabaya melalui produk yang stylish dan berkualitas.

"Orang sudah tidak zamannya lagi membeli kaset, CD, karena sekarang lebih muda download lagu-lagu. Sekarang lebih banyak orang menggunakan handphone dan smartphone terutama anak muda yang menggunakan speaker bluetooth," tuturnya.

Store JBL adalah merupakan yang pertama kalinya di Surabaya dan kedua setelah Jakarta. Kazuo mengakui bahwa kondisi perekonomian saat ini memang sedang lesu. Namun, pihaknya optimis pangsa pasar audio masih diterima masyarakat Surabaya dan Jawa Timur.

"Memang kondisi perekonomian sedang turun. Tapi dari bisnis kita ada kenaikan. Kita mulai ekspansi dan mengembangkan pangsa pasar kami," terangnya sambil menambahkan, pihaknya juga akan bekerjasama dengan retail elektronik di Surabaya.

"Kami optimis situasi ekonomi di Indonesia bisa stabil," tandasnya. (roi/fat)
Berita Terkait