Buwas Berencana Buat Lapas Khusus Narkoba di Pulau Terpencil Madura

Buwas Berencana Buat Lapas Khusus Narkoba di Pulau Terpencil Madura

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Kamis, 26 Nov 2015 16:19 WIB
Buwas Berencana Buat Lapas Khusus Narkoba di Pulau Terpencil Madura
Foto: Imam Wahyudiyanta
Surabaya - Kepala BNN Komjen Budi Waseso berencana membuat lembaga pemasyarakatan (lapas) khusus narkoba di pulau terpencil di Madura. Usaha ke arah sana sudah dilakukan.

"Ini adalah langkah yang harus dilakukan dalam menanggulangi keterbatasan lapas yang ada," kata pria yang akrab disapa Buwas ini dalam Sarasehan, Advokasi, Pencegahan, dan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Hotel Alana, Kamis (26/11/2015).

Rencana pembangunan lapas di pulau yang masuk wilayah Sumenep itu dilakukan bekerjasama dengan Kemenkumham. Buwas menilai pulau tersebut sangat cocok dijadikan lapas khusus narkoba.

"Dari hasil peninjauan, pulau itu kosong. Jaraknya juga jauh, 10 jam perjalanan  dari Madura menggunakan speed boat. Akses komunikasi  sangat sulit. Sangat sulit bila ingin kabur dari pulau itu," ujar mantan Kabareskrim Mabes Polri ini.

Lapas ini, kata Buwas, merupakan salah satu alternatif yang didapatkan dari hasil survei untuk mencari lokasi lapas khusus narkoba. Pulau yang memenuhi syarat akan dievaluasi apakah benar-benar cocok. Buwas sendiri belum pernah ke sana, namun ingin ke sana jika ada kesempatan.

"Nantinya kapasitasnya bisa untuk 250 orang. Lapas itu untuk yang sudah inkracht hukuman mati atau seumur hidup," lanjut Buwas.

Jika lokasi itu benar akan dijadikan lapas, maka Buwas akan mengaplikasikan idenya tentang pemanfaatan binatang buas untuk ikut mengamankan lapas tersebut.

"Kami buat konsep pengawasan dibantu dengan pemanfaatan binatang buas, karena yang buat adalah pak Buwas," jelas Buwas.

Nantinya lapas tersebut akan dibuat menajdi tiga ring. Ring pertama akan dibuat sungai buatan yang di dalamnya akan diisi buaya. Ring kedua juga dengan membuat sungai buatan yang akan diisi ikan piranha. Dan ring ketiga adalah hutan yang diisi oleh harimau.

"Pulau itu cocok juga untuk eksekusi mati karena jauh dari pemukiman," tandas Buwas. (iwd/fat)
Berita Terkait