Relawan #AAABanyuwangi "Titipkan Mimpi" ke Calon Bupati

Relawan #AAABanyuwangi "Titipkan Mimpi" ke Calon Bupati

Putri Akmal - detikNews
Minggu, 22 Nov 2015 18:26 WIB
Relawan #AAABanyuwangi Titipkan Mimpi ke Calon Bupati
Foto: Putri Akmal
Banyuwangi - Puluhan relawan muda yang tergabung dalam netizen #AAABanyuwangi berkumpul "menitipkan mimpi" kepada calon Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas (AAA).

Ratusan mimpi itu mereka tuangkan dalam Kopdar netizen bareng Dahsyat. Para relawan yang telah berkumpul di rumah aspirasi AAA bergantian  menyampaikan mimpi-mimpinya  untuk Banyuwangi yang hingga kini belum tersentuh. Para netizen ini berharap mimpi indahnya bagi Banyuwangi bisa terwujud di masa pemerintahan yang akan datang.

"Kami ingin fasilitas kesehatan dan pendidikan yang merata, karena selama ini belum merata. Di Bongkoran misalnya, faskes terbatas. Kami masih sering menjumpai ibu yang melahirkan di atas truk saat dalam perjalanan ke puskesmas. Selain tidak ada faskes disana juga tidak ada petugas kesehatan yang stay," ujar Laili Qomariyah (30), warga Kecamatan Kalipuro ketika ditemui di rumah aspirasi, Jalan Tunggul Ametung, Minggu (22/11/2015).

Dengan duduk bersama di atas karpet merah puluhan netizen ini berbagi, diskusi dan saling bertukar informasi tentang kemajuan kota Banyuwangi. Sesudah satu netizen angkat tangan luapkan mimpinya, situasi seru saling bersahut ditimpali impian netizen lainnya.

Seperti, adanya kampung bahasa inggris, upaya menekan perceraian di Banyuwangi, dibangunnya rumah baca, bis khusus wisata dan banyak mimpi juga harapan netizen yang disampaikan oleh relawan muda #AAABanyuwangi.

"Kami ingin ada stasiun atau terminal yang bagus bersih supaya kami yang dari luar kota ini bisa pulang kampung dengan nyaman," ujar Ahmad asal Majalengka.

Didampingi tim sukses dari kreatif media LSI, sang istri Ipuk Festiandani, Abdullah Azwar Anas menyimak, mencatat dan menjawab satu persatu impian juga pengharapan para netizen. Anas juga dengan gamblang jelaskan beberapa pencapaian positif yang diraih Banyuwangi selama masa 5 tahun kepepimpinannya yang lalu. Selain itu Anas juga tak sungkan mengungkapkan beberapa mimpi ya g belum tercapai dan diwujudkan bersama.

"Banyak hal yang perlu kita bangun bersama melalui industri kreatif dengan para netizen, infrastruktur perlu dibangun, seperti double track, pendidikan dan kesehatan. Hal positif pencapaian perlu ditulis dalam media sosial. Siapa tau dengan cuitan ini bisa menjadi inspirasi bagi Banyuwangi, Indonesia dan dunia," singkat Anas.

Fahd Pahdepie, Tim ahli LSI untuk strategi komunikasi dan media sosial menambahkan, kopdar netizen bareng dahsyat ini sengaja dijadwalkan supaya bisa menyaring ide, gagasan dan kreatifitas netizen bagi Banyuwangi.

"3 Hal yang perlu ditaklukan yaitu YWN (youth, wowen and netizen).  Pimpin anak muda jika anda ingin menang dalam gagasan, atur para perempuan kalau kamu ingin memenangkan pertarungan di pasar, kelola netizen jika anda ingin memenangkan hati masyarakat. Netizen adalah kunci keberhasilan apakah A3 bisa memimpin untuk periode 5 tahun mendatang. Sebab prestasi Banyuwangi tak boleh berhenti karena kami bangga dengan Banyuwangi. Gunakan kesempatan ini untuk memilih pemimpin yang baik maka jika tidak peran ini akan diambil oleh lainnya," pungkasnya. (fat/fat)
Berita Terkait