Robohnya panjat dinding ini menimpa 3 mobil, 2 sepeda motor milik Anggota Hiswana Migas Kota Kediri yang kebetulan sedang rapat, serta atap beranda kantor Sekertariat FPTI.
"Tadi hujan sebenarnya tidak terlalu lama mas, tapi deras dan disertai angin kencang, makanya papan panjat dinding itu roboh, mungkin karena saking kencangnya angin," kata Kukuh, seorang warga di lokasi, Jumat (20/11/2015).
Karena lokasi kejadian yang tidak jauh dari Mapolres Kediri Kota, sejumlah anggota polisi langsung datang dan memasang garis polisi.
Basri Wibowo, Ketua FPTI Kota Kediri mengaku kondisi papan panjat dinding milik FPTI dalam kondisi baik dan menganggap ini merupakan bencana.
"Kondisinya baik mas, malah bulan Desember besok kita akan ada event, slingnya kuat, tapi kalau omongin angin dan bencana yaa kita gak bisa berbuat apa-apa mas," jelas pria yang akrab dipanggil Bowo ini.
Berdasarkan pantauan detikcom, tak hanya papan panjat dinding milik FPTI yang roboh, 2 mobil juga rusak akibat tertimpa pohon di areal parkir hotel di jalan Jaksa Agung Soeprapto Kediri. Selain itu pohon besar dia areal Alun-Alun Kota Kediri juga roboh. Beruntung tidak ada korban jiwa saat pohon tumbang di taman kota tersebut.
(fat/fat)











































