"Kejadiannya sekitar pukul 05.00 WIB," ujar Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya AKP Lily Djafar, Kamis (12/11/2015).
Lily mengatakan, korban bernama Sholeh, warga Ngronggot, Nganjuk. Saat itu Sholeh sedang duduk-duduk di rel kereta api di lokasi kejadian. Entah dia sedang melamun atau apa, yang pasti pria 42 tahun itu tak menyadari jika di seberang sana ada kereta komuter hendak lewat.
Sholeh tak juga bereaksi saat kereta komuter semakin mendekat. Meski kereta komuter terus mendekat, Sholeh tak juga bereaksi. Seakan tersadar dari lamunan, Sholeh baru sadar sesaaat setelah kereta komuter sudah sangat dekat.
Namun semuanya telah terlambat. Saat sholeh hendak beranjak menjauhi rel, lokomotif komuter jurusan Lamongan-Surabaya itu sudah 'mencium' badan Sholeh. Sholeh pun terlempar, terpelanting, dan terguling-guling di tanah dan bebatuan sekitar.
Badan Sholeh mengalami luka cukup parah. Bagian belakang kepala terbentur sehingga terluka yang mengeluarkan banyak darah. Sholeh tewas di lokasi. "Jenazah sudah dievakuasi ke kamar mayat RSU dr Soetomo," tandas Lily. (iwd/gik)










































