Rombongan pembawa kapsul yang rencananya akan dibuka pada tahun 2085 itu tiba di Pendopo Kabupaten Pasuruan Selasa (10/11/2015) sore. Selain dikawal sejumlah anggota Satpol PP, sebanyak 35 orang yang berasal dari daerah yang sudah dilintasi ekspedisi juga ikut serta.
Rombongan ekspedisi disambut Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf dan sejumlah pejabat. Setelah dari pendopo, ekspedisi kapsul waktu sempat mengikuti kirab napak tilas Hisbulloh yang digelar Gerakan Pemuda Ansor Pasuruan Raya. Kirab sejauh 2 kilo meter tersebut diawali dari Lapangan Kelurahan Bakalan, Kota Pasuruan menuju Monumen Perjuangan Hisbulloh di Desa Kawisrejo, Rejoso.
Setelah itu, ekpedisi kapsul kemudian menuju ke Pendopo Agung Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Di kawasan wisata Bromo tersebut ekspedisi akan menginap semalam.
"Sektor pariwisata saat ini tengah kita genjot. Kami berharap pariwisata Kabupaten Pasuruan semakin dikenal sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat," kata Irysad Yusuf, menyampaikan harapannya.
Ia juga berharap pemerintah daerah mendapatkan kewenangan lebih besar untuk memajukan daerahnya.
"Harapannya pemerintah pusat memberikan kewenangan yang pasti pada kepala daerah memajukan daerah. Banyak ketentuan dari pusat yang belum sinkron dengan daerah," pungkas Irsyad.
Di Tosari, kata dia, rombongan ekspedisi akan berdialog dengan pelaku seni, wisata dan warga Tengger.
(fat/fat)











































