Identitas Remaja yang Tewas di Sungai Terkuak, ini Cara Polisi Menelusuri

Identitas Remaja yang Tewas di Sungai Terkuak, ini Cara Polisi Menelusuri

Enggran Eko Budianto - detikNews
Minggu, 08 Nov 2015 17:51 WIB
Identitas Remaja yang Tewas di Sungai Terkuak, ini Cara  Polisi Menelusuri
Foto: Enggran Eko Budianto
Jombang - Identitas mayat remaja yang ditemukan mengapung di Sungai Tirta Wisata Jombang terungkap. Korban atas nama Nurkholis alias Panjul (19), warga Desa Tanjung Wadung, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang.

Panjul tewas akibat dikeroyok sekelompok pemuda. Polisi berhasil menangkap salah seorang pelakunya.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Wahyu Hidayat mengatakan, dari hasil pemeriksaan luar, pihaknya menemukan sejumlah bekas kekerasan pada mayat remaja tersebut. Antara lain bekas luka di kelopak mata sebelah kiri, luka bocor di kepala belakang, serta luka di leher.

Hal itu berbeda dengan keterangan Kapolsek Peterongan, AKP Sugeng yang sebelumnya menyatakan tak ada bekas luka pada mayat remaja itu.

Adanya beberapa bekas penganiayaan pada jenazah, menurut Wahyu menjadi indikasi bahwa remaja laki-laki itu tewas dibunuh. Pihaknya pun melacak identitas korban melalui barang bukti lain yang ditemukan.

Di dalam tas kecil yang dibawa korban kita temukan rekening pembayaran listrik atas nama inisial E, warga Desa Danurejo, Kecamatan Plandaan.

"Dari motor kita lacak pemiliknya Nurkhokis alias Panjul, warga Desa Tanjung Wadung, Kecamatan Kabuh," kata Wahyu dihubungi detikcom, Minggu (8/11/2015).

Berbekal data tersebut, polisi pun mendatangi kedua alamat di Kecamatan Plandaan dan Kabuh. "Dari situ kita ketahui korban atas nama Nurkholis alias Panjul," ujar Wahyu.

Secara kebetulan saat di rumah Panjul, lanjut Wahyu, pihaknya bertemu dengan E. Kecurigaan petugas pun mengarah ke E. Pasalnya, saat dimintai keterangan, polisi mendapati bekas perkelahian pada tubuh pemuda asal Desa Danurejo, Kecamatan Plandaan itu.

Benar saja, kepada polisi E akhirnya mengaku bersama rekan-rekannya telah menganiaya korban hingga tewas. Diduga para pelaku sengaja membuang tubuh korban ke Sungai Tirta Wisata untuk menghilangkan jejak. Petugas pun menangkap E untuk diperiksa lebih lanjut.

"E mengakui perbuatannya telah mengeroyok korban hingga meninggal dunia. Selain E ada pelaku lainnya. Yang jelas dua orang atau lebih," ungkap Wahyu.

Lantas apa motif pengeroyokan ini, dan bagaimana para pelaku menganiaya korban? "Motifnya apa masih kami dalami, begitu juga alat untuk mengeroyok korban," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang dihebohkan dengan penemuan mayat remaja laki-laki mengapung di Sungai Tirta Wisata, Minggu (8/11/2015) sekitar pukul 06.00 Wib. (ugik/ugik)
Berita Terkait