Abu Vulkanik Rinjani di Langit Banyuwangi, Bandara Blimbingsari Ditutup

Abu Vulkanik Rinjani di Langit Banyuwangi, Bandara Blimbingsari Ditutup

Ardian Fanani - detikNews
Rabu, 04 Nov 2015 10:39 WIB
Abu Vulkanik Rinjani di Langit Banyuwangi, Bandara Blimbingsari Ditutup
Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Abu vulkanik anak Gunung Rinjani, Gunung Barujari, mulai berpengaruh di langit Banyuwangi. Dampaknya, aktivitas Bandara Blimbingsari, ditutup total, Rabu (4/11/2015).

Tiga rute penerbangan dari Denpasar dan Surabaya ke Banyuwangi dibatalkan seluruhnya. Bahkan untuk aktivitas latihan penerbangan di tiga sekolah pilot di Banyuwangi juga ditutup. Penutupan dimulai pukul 08.30 WIB dan akan berlaku hingga Kamis (5/11/2015) pukul 08.30 WIB.

"Dari data Meteorologi dan Geofisika, abu Rinjani sudah memasuki langit Banyuwangi, berbahaya bagi penerbangan, sehingga kita tutup mulai pagi ini," kata Kepala Bandara Blimbingsari Sigit Widodo, kepada detikcom.

Menurutnya, penutupan bandara ini akan melihat pada perkembangan cuaca. Jika besok cuaca belum memungkinkan, penutupan bandara bisa diperpanjang lagi.

"Besok pukul 04.00 WIB, akan kita observasi lagi. Jika abunya masih berbahaya, aktivitas bandara bisa kita tutup lagi," jelasnya.

Sigit menambahkan, kondisi bandara sejatinya masih bebas dari guyuran abu Rinjani. Namun, kondisi langit yang mulai terpapar abu, sehingga rawan bagi jalur penerbangan.

Akibat penutupan ini, tiga layanan rute penerbangan ke Banyuwangi dibatalkan. Rinciannya, satu penerbangan dari Denpasar dan dua dari Surabaya. Sesuai jadwal, kedatangan tiga rute penerbangan itu mulai pukul 12.00 WIB.

Dari Denpasar PP dilayani maskapai Garuda Indonesia, sedangkan dari Surabaya PP dilayani Garuda Indonesia dan Lion Air. Selain penerbangan reguler, pihak bandara juga menutup seluruh aktivitas latihan terbang sekolah pilot di Blimbingsari.

Mereka juga diminta mengandangkan seluruh pesawat latih untuk menghindari paparan abu vulkanik Rinjani. Biasanya, kata Sigit, setiap harinya ada 150 penerbangan latih di Bandara Blimbingsari. (iwd/fat)
Berita Terkait