Apel dikuti seluruh anggota polri di bawah naungan Polres Banyuwangi dan jajarannya serta Bhayangkari.
Apel yang dipimpin langsung oleh Kapolres Banyuwangi AKBP Bastoni Purnama ini, merupakan pembinaan terhadap anggota Polri dan Bhayangkari.
"Ini sangat memalukan. Sangat mencoreng citra polisi di masyarakat. Saya mengimbau agar anggota bisa menjaga diri dan tidak kembali melakukan tindakan yang mencoreng nama polisi," ujar Kapolres saat memimpin Apel di Mapolres Banyuwangi, Senin (2/11/2015).
Menurut Kapolres Bastoni, tindakan yang dilakukan oknum anggotanya ini sudah menghancurkan nama baik Polres Banyuwangi. Untuk itu, pihaknya mengumpulkan seluruh anggota Polri dan Bhayangkari baik dari Polres maupun Polsek-polsek jajaran, agar tak ada lagi kasus serupa di Polres Banyuwangi.
Tak hanya untuk anggotanya, Kapolres Bastoni juga berpesan kepada anggota Bhayangkari, untuk tidak mengunggah permasalahan rumah tangga di media sosial. Bahkan Kapolres melarang Bhayangkari melakukan selfie dan diunggah di media sosial.
"Kita ini sudah laku. Tidak usah selfie-selfie kemudian diunggah di media sosial. Apalagi ada masalah-masalah keluarga yang kemudian di unggah di media sosial. Kalau ada masalah silahkan lapor ke Propam," pungkasnya.
Banyuwangi dihebohkan dengan munculnya video pria yang asyik nyabu diunggah lewat jejaring sosial facebook (FB). Video dengan durasi 04.01 itu menjadi semakin ramai diperbincangkan lantaran aktor penikmat sabu itu merupakan oknum anggota polisi yang hingga kini masih aktif dinas. (bdh/bdh)











































