Pengelola Rumah karaoke Graha Poppy, Andi mengatakan, sekitar pukul 13.45 Wib, api diketahui muncul di ruangan untuk istirahat karyawan yang terletak di lantai dua. Melihat ada api, sejumlah karyawan tempat karaoke itu berhamburan keluar sembari berteriak meminta pertolongan.
Namun, 3 orang karyawan sempat terjebak di tengah kobaran api yang terlanjur membesar. Mereka adalah Imma (22) dan Agus Yulianto (32), warga Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, serta Fina (24), warga Desa/Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Takut terbakar, ketiganya nekat melompat dari lantai dua.
"Mereka (karyawan) terluka saat berusaha menyelamatkan diri dari lantai dua yang terbakar. Sudah kami bawa ke rumah sakit Emma untuk diobati," kata Andi kepada wartawan di lokasi.
Melihat api yang berkobar, karyawan lainnya dibantu warga sekitar berusaha memadamkan api dengan tabung pemadam yang disediakan pengeloka Graha Poppy. Sayangnya, kencangnya hembusan angin membuat api tak kunjung bisa dipadamkan.
"Saya beserta karyawan sudah berusaha memadamkan api dengan tabung pemadam kebakaran yang sudah kita sediakan. Namun tak mamu untuk memadamkan kobaran api," imbuh Andi.
Api bisa dipadamkan setelah 5 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Tak hanya mengakibatkan karyawan Graha Poppy terluka, insiden kebakaran itu juga menghanguskan 2 ruangan karyawan yang terletak di lantai ke dua.
Sementara Kapolsek Magersari, Kompol Siswoyo mengatakan, dugaan sementara penyebab kebakaran akibat korsleting listrik. Percikan api diduga muncul dari air conditioner (AC) di salah satu ruangan yang terbakar.
"Ada saksi yang pertama kali mengetahui asap tebal muncul dari ruangan karyawan di lantai dua. Indikasinya akibat korsleting listrik. Kami belum bisa menafsir berapa kerugian atas insiden ini. Yang jelas kita masih lakukan penyelidikan," tandasnya. (bdh/bdh)











































