"Ternyata perempuan yang dibonceng korban masih berstatus istri orang," kata Kapolsek Tandes Kompol T Harahap kepada detikcom, Kamis (29/10/2015).
Harahap mengatakan, Nur Laili yang dibonceng korban Mochamad Arifin adalah istri dari Imron. Hubungan mereka memang sudah tidak harmonis lagi dan dalam proses cerai. Laili kemudian berhubungan dengan Arifin.
"Diduga suami perempuan yang dibonceng korban masih suka dengan istrinya yang sekarang berhubungan dengan korban," lanjut Harahap.
Polisi menduga motif itulah yang menguatkan alasan kenapa korban menjadi sasaran bacok orang yang tak dikenal. Polisi masih menyelidiki siapa pelaku pembacokan tersebut.
"Kami masih mencari pelakuknya," tandas Harahap.
Mochamad Arifin dibacok orang tak dikenal di Jalan Manukan Kasman, Tandes. Arifin mengalami luka bacok pada tangan kanannya dan perutnya. Bahkan bacokan celurit di perut membuat usus pria warga Banyu Urip Kidul itu terburai. Arifin kini dalam perawatan di RSU dr Soetomo. (iwd/gik)











































