"Upaya pemadaman masih dilakukan. Api masih di titik yang sama (Blok Rejeng), tidak meluas ke titik yang lain," kata Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Ayu Dewi Utari, Sabtu (24/10/2015).
Ayu mengakatan setidaknya 30 hektar lahan hutan ludes akibat kebakaran yang sudah berlangsung sejak Rabu (21/10) tersebut.
Lokasi kebakaran berdekatan dengan jalur pendakian antara pos 2 dan pos 3. Di titik kebakaran, tepatnya di Blok Watu Rejeng, ditumbuhi pohon akasia dekuren, mentingen, tutup, acer hingga putih dada.
"Insya Allah kebakaran tidak pengaruh status TNBTS sebagai cagar biosfer," tambah Ayu.
Sebanyak 50 lebih petugas TNBTS, warga, BPBD, TNI dan Polri terlibat dalam penanganan kebakaran. (iwd/fat)











































