Peristiwa ini menyebabkan sejumlah penumpang pesawat jurusan Jember-Surabaya di Bandara Notohadinegoro Jember, mengaku kecewa.
Awalnya, puluhan penumpang yang menunggu kedatangan pesawat, mendapat informasi dari pihak bandara bahwa pesawat delay sekitar 1,5 jam. Namun tak lama kemudian, pihak bandara kembali memberikan informasi bahwa pesawat dimungkinkan delay sampai pukul 16.00 WIB.
Menurut Hadi Purnomo, kepala UPT Bandara Notohadinegoro, pesawat delay karena adanya kabut di sekitar bandara. "Kabut ini mengakibatkan jarak pandang terbatas, sehingga pesawat terpaksa delay," kata Hadi Purnomo kepada sejumlah wartawan.
Menurut dia, pesawat Garuda sudah sempat terbang dari Bandara Juanda ke Bandara Notohadinegoro Jember. "Namun karena kabut itu, pesawat kembali lagi ke Juanda," sambung Hadi.
Salah satu penumpang, Titis, mengaku kecewa karena penundaan kedatangan pesawat tersebut. "Apalagi pemberitahuannya mendadak," ungkap Titis, yang mengaku hendak ke Jakarta.
Akibat penundaan itu, beberapa penumpang ada yang meminta kembali uang tiket pesawat. Mereka memilih untuk menempuh perjalanan melalui darat. Sementara beberapa penumpang lainnya, ada yang mau menunggu hingga pesawat datang. (bdh/bdh)











































