"Dia punya hutang Rp 1,2 juta. Malam itu saya tagih malah marah-marah, jadi saya gelap mata," kata Andik di Mapolres Pasuruan, Rabu (21/10/2015).
Dalam keadaan itu, Andik langsung menendang ibu dua anak tersebut hingga membentur tembok.
"Setelah itu saya cekik dan kepalanya saya masukkan ke bak mandi," ujar Andik.
Karyawati pabrik rokok sigaret kretek tangan (SKT) di Prigen tersebut meregang nyawa karena kehabisan nafas. Jasadnya ditemukan telungkup di bak mandi.
"Dari hasil visum, penyebab kematian korban karena kehabisan nafas saat ditenggelamkan," kata Kapolres Pasuruan, AKBP Sulistiyono.
Andik sendiri dibekuk di tempat kerjanya di Gempol beberapa jam setelah identitas korban terungkap. Identitas korban diungkap polisi dari sidik jarinya yang dicocokkan dengan data e-KTP.
Andik sendiri merupakan korban lumpur Desa Renokenong, Kecamatan Porong. Selama ini mengontrak rumah di Gempol.
Sesosok perempuan ditemukan tewas di kamar 10 Villa Srikandi, kawasan wisata keluarga Tretes, Pasuruan, Senin (19/10) pukul 19.00 WIB. Saat ditemukan posisi korban telungkup di bak mandi berisi air dalam keadaan masih memakai busana lengkap. Korban dan pelaku check in di villa beberapa jam sebelum kejadian.
(fat/fat)










































