Empat Orang di Malang Tewas Usai Pesta Miras

Empat Orang di Malang Tewas Usai Pesta Miras

Muhaammad Aminudin - detikNews
Sabtu, 10 Okt 2015 22:53 WIB
malang - Empat warga Kabupaten Malang ditemukan tewas. Diduga mereka tewas setelah pesta minuman keras (miras) oplosan.

Dari keempat korban, salah satunya perempuan bernama Lia (40), warga Cempokomulyo, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Menurut keterangan yang dihimpun detikcom, pesta miras digelar pada Selasa (6/10/2015) malam, di kediaman Ismail, warga Desa Kebonagung RT31/RW16, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Saat itu, Ismail sedang menggelar pesta hajatan aqiqah putranya.

Hiburan musik dangdut lesehan turut meramaikan acara di rumah. Nah, ketika menghadiri hajatan itu, diduga para korban menenggak miras oplosan. Beberapa hari kemudian dampak pesta miras mulai memakan korban. Kejadian itu terungkap, ketika Roy (36), warga setempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruhan, Kepanjen, pada Jumat (9/10/2015) malam. Nyawa Roy tidak tertolong setelah sempat mendapatkan penanganan medis.

Kematian Lia, diketahui sebagai pacar Roy turut terbongkar. Korban tewas Jumat pagi di RSUD Kanjuruhan. Korban lain adalah Mat beralamatkan di kawasan Gadang, Kota Malang. Belum diketahui pasti apakah Mat sempat mendapatkan penanganan medis atau tidak.

Ternyata, sehari sebelumnya Ambon warga Jalan Kolonel Sugiono (Mergosono,red), Kota Malang, diketahui tewas pada Kamis (8/10/2015). Ambon merupakan salah satu warga yang turut menenggak miras oplosan. Sementara, satu korban lain adalah Yuda kini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Husada Prima, Kota Malang.

Yuda tercatat sebagai warga Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Upaya mengungkap penyebab kematian para korban pun menemui kesulitan. Aparat kepolisian seperti ingin menutupi peristiwa tragis itu. Jenis miras oplosan apa yang ditenggak para korban tidak bisa diketahui. Warga setempat bersikap sama, mereka terkesan ikut berdiam diri.

"Tolong jangan diberitakan, kita lagi upaya cipkon (cipta kondisi) menjelang Pilkada. Diganti berita curanmor aja," kata Kasatreskrim Polres Malang AKP Adam Purbantoro saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (10/10/2015).

Kendati enggan berkomentar, Adam mengaku tetap menangani kasus pesta miras yang menewaskan para korban tersebut. "Tetap kita tangani," tandasnya. (bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini