Tujuh Tahun Diguyur Limbah Kayu, Warga Protes

Tujuh Tahun Diguyur Limbah Kayu, Warga Protes

M Rofiq - detikNews
Rabu, 07 Okt 2015 18:57 WIB
Probolinggo - Ratusan warga Kelurahan Mayangan, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, menggerudug pabrik pengolahan kayu PT Kutai Timber Indonesia (KTI), Rabu (7/10/2015) sore.

Kedatangan warga yang didominasi ibu-ibu ini untuk memprotes pimpinan perusahaan. Pasalnya, pihak perusahaan dinilai lepas dari tanggung jawabnya, terhadap pencemaran limbah kayu yang mengguyur rumah warga di kampung Dok Kelurahan Mayangan.

Meski di depan pabrik mereka dihadang oleh pihak keamanan, namun, warga tetap menggelar aksi protes, dan meminta untuk bertemu pimpinan perusahaan KTI.  

Saat berdemonstrasi, warga memakai masker sebagai bentuk protes terhadap limbah serbuk kayu, yang selama ini mengganggu aktivitas mereka.

Pantauan detikcom di lokasi kejadian, warga juga masuk ke area pabrik, dan menunjukkan serbuk kayu yang terus mengguyur kawasan tempat tinggal mereka.

"Dampak limbah serbuk kayu ini, membuet rumah-rumah kami juga mengalami keretakan, akibat getaran dari salah satu mesin pengolahan kayu di dalam pabrik," kata Misnati, salah satu warga.

Sementara itu, sejumlah awak media yang hendak melakukan konfirmasi kepada pihak perusahaan, terkait tuntutan warga tersebut, sempat dihalang-halangi petugas keamanan pabrik. "Tidak boleh mas," kata salah satu scurity dengan singkat.

Bahkan, kamera salah satu awak media dihadang wajah petugas keamanan pabrik, sempat terjadi cek cok mulut antara awak media dengan petugas keamanan.

Warga membubarkan diri setelah mendapat surat pernyataan dari pihak perusahaan, yang berisi akan mengurangi jam kerja perusahaan, serta segera memodifikasi mesin agar tidak menimbulkan getaran.

Namun, jika sampai tanggal 31 Oktober 2015, pihak perusahaan tidak dapat merealisasikan pernyataan tersebut, warga mengancam akan mengerahkan massa yang lebih besar. (bdh/bdh)
Berita Terkait