Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan kewalahan menyuplai air bersih secara terus menerus ke 23 desa setiap hari. Untuk membantu BPBD, Polres Pasuruan menerjunkan kendaraan taktis water cannon untuk menyuplai air bersih ke warga.
"Armada truk tangki milik BPBD memang tidak mencukupi untuk melayani suplai air bersih. Kita bantu dengan water cannon," kata Kepala Satuan Sabhara Polres Pasuruan AKP Firman, saat menyuplai air bersih di Desa Benerwojo, Kecamatan Kejayan, Rabu (7/10/2015).
Firman mengaku tidak mempermasalahkan harus menggunakan kendaraan taktis kepolisian. "Yang penting kebutuhan warga untuk air bersih bisa terpenuhi," imbuhnya.
Data BPBD Kabupaten Pasuruan pada Oktober ini, desa krisis air bersih terparah ada di 23 desa dari delapan kecamatan tersebar di Kecamatan Lumbang, Pasrepan, Lekok, Grati, Nguling, Kejayan, Winongan dan Puspo. Tidak semua desa di kecamatan-kecamatan tersebut mengalami krisis air bersih.
"Warga sudah tahu waktunya truk tangki air bersih datang. Biasanya setiap pukul 10.00 pagi. Tapi sejam sebelumnya warga sudah antri agar kebagian," kata Abdul Majid, warga Desa Benerwojo, Kecamatan Kejayan. (bdh/bdh)











































