Diduga kuat, Suko tewas akibat menghirup gas beracun dari mesin penyedot air yang digunakan untuk menguras air sumur tersebut.
Menurut Muhamad Sholeh rekan korban, saat itu korban diminta Suraji untuk menguras sumurnya. Permintaan itu diiyakan dan korban langsung turun ke dalam sumur sedalam 15 meter tersebut.
"Sebenarnya tadi korban bersama satu orang temannya. Tapi setelah korban turun, temannya langsung pulang," kata Muhamad di lokasi kejadian.
Setelah berada di dasar sumur, lanjut Muhamad, ada warga lain yang membantu memasukkan selang yang dihubungkan ke mesin penyedot. "Saat korban mau naik, tiba-tiba korban lemas dan langsung terjatuh," sambung Muhammad.
Warga yang mengetahui kejadian itu panik dan langsung meminta pertolongan. Namun warga banyak yang takut masuk ke dalam sumur karena khawatir mengalami nasib serupa.
Akhirnya, salah satu warga memberanikan diri masuk ke sumur dan mengikat tubuh korban dengan tampar. Sekitar pukul 10.00 WIB, tubuh korban yang sudah tidak bernyawa berhasil diangkat.
Kepala Kepolisian Sektor Tanggul AKP Bambang Setiawan mengatakan, diduga kuat korban meninggal karena menghirup gas beracun dari mesin penyedot.
"Tapi untuk sementara kasus ini masih kita selidiki. Sementara lokasi kejadian sudah kita pasang garis polisi," ungkap Bambang di lokasi kejadian. (bdh/bdh)










































