Menurut Imran, dengan adanya penilaian seperti ini akan meningkatkan semangat serta kinerja pemerintah daerah di bidang peningkatan kesehatan. Lanjut dia, bahwa permasalahan kesehatan tidak akan mampu untuk diselesaikan hanya satu pihak.
"Kami berharap penghargaan bidang kesehatan Ksatria Bakti Husada (KBH) Kartika tahun 2014 telah disematkan pada wali kota periode sebelumnya. Yang menjadi modal pada penilaian kali ini," kata Imran.
Imran yang juga Direktur Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan mengungkapkan permasalahan kesehatan sebagai masalah hilir yang tidak bisa diselesaikan pihak kesehatan saja.
"Itu yang menyebabkan lintas sektor dengan program yang terdapat pada masing-masing sektor, mampu menentukan keberhasilan, dalam hal ini tentu saja tentang program kesehatan," tegas dia.
Setelah mendapatkan paparan tentang program kesehatan di Kota Surabaya oleh Sekretaris Kota Surabaya Hendro Gunawan, salah satu anggota dari ke-14 tim penilai merasa penasaran setelah mendapat jawaban tentang contoh sinergi antara Dinas Komunikasi dan Informatika dengan Dinas Kesehatan Surabaya, oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Surabaya Febria Rachmanita.
"Melalui program E-Health, masyarakat dapat mengakses pendaftaran pasien di Puskesmas maupun rumah sakit Pemerintah Kota Surabaya, melalui Kios Pelayanan Publik yang terdapat di seluruh kantor kelurahan, kecamatan, Puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kota Surabaya," imbuh perempuan yang akrab disapa Feni ini.
Nantinya, tim verifikasi yang berjumlah 14 orang ini, akan dibagi menjadi empat tim, dan melakukan penilaian pada waktu yang bersamaan. Empat lokasi tersebut adalah, Puskesmas Mulyorejo sebagai pilot project untuk program percepatan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi, serta poli eklamasi yang menanggulangi keracunan pada kehamilan.
Puskesmas Dupak sebagai puskesmas unggulan dalam pelayanan komprehensif berkelanjutan HIV-AIDS. Kelurahan Wonokromo yang merupakan pengembangan kelurahan siaga, dan pos kesehatan kelurahan, dan Kelurahan Jambangan yang dikenal memiliki keunggulan terhadap pengelolaan kesehatan lingkungan, seperti pengelolaan sampah di masyarakat.
Sebelum melakukan penilaian, perwakilan dari tim langsung melakukan peninjauan terhadap Kios Pelayanan Publik yang berada di Balai Kota, serta mendapat penjelasan dari pihak Dinkes, dan Kominfo Surabaya. Penilaian dijadwalkan berlangsung setengah hari. (fat/fat)










































