Tanpa perlawanan, LF yang masuk daftar pencarian orang (DPO) polisi dibekuk di kediamannya perumahan kawasan Kalipuro, Banyuwangi sekitar pukul 14.00 wib Jumat (2/10/2015).
Kapolsek Kalipuro, AKP Supriyadi menjelaskan, dari laporan dan aduan para korban yang diterima Polsek Kalipuro, sementara ada 8 orang yang mengaku menjadi korban penipuan LF.
Dalam setiap transaksi, korban diberi tanda bukti pembayaran berupa kwitansi, surat pernyataan bermaterai lengkap dengan tanda tangan LF dan stempel resmi Balai Karantina Pertanian. Nilainya beragam, mulai Rp 25 juta - Rp 200 juta. Total kerugian yang ditanggung para korban itu mencapai Rp 1 Miliar lebih.
Kapolsek menerangkan, penangkapan LF berawal dari laporan sejumlah pengusaha di Banyuwangi. Berbekal jabatannya sebagai Kepala Balai, dengan lihai pria asal Lombok Tengah itu menjanjikan proyek berupa pembangunan gedung senilai Rp 3 miliar di lembaga yang dipimpinnya.
Tak hanya menipu para pengusaha dengan modus proyek, LF juga menawarkan bisnis produk hasil budidaya pertanian. Kini LF diperiksa polisi atas dugaan pidana yang dilakukannya.
"Modusnya LF nawarkan proyek lalu minta DP sebagai jaminan pengerjaan. Namun proyek yang dijanjikan nihil bahkan jatuh ke pemborong lain. Merasa ditipu, para pengusaha tersebut mengadu ke Polsek," ungkap AKP Supriyadi.
Salah satu pengusaha korban penipuan, Ardie menambahkan, ia percaya dengan ajakan bisnis LF lantaran penampilan pria ini sangat meyakinkan. LF mendatangi kantornya pada Mei 2015 lalu dengan berpakaian seragam lengkap Balai Karantina Pertanian, bermobil dinas dan membawa berkas rancangan anggaran belanja (RAB) proyek.
Ardie semakin tergiur kerjasama dengan LF, lantaran setiap transaksi proyek selalu dilakukan di ruang kerja LF di Balai Karantina Pertanian Jalan Gatot Subroto, Ketapang.
"Ya gimana gak percaya sama Pak Lalu Fakir (LF) wong nyata-nyata dia kepala balai menawarkan kerjasama datang dan ketemu langsung. Gak ada yang nyangka jika lihat penampilan dan latar belakangnya, ternyata ujungnya menipu," pungkas Ardie.
(fat/fat)










































