Kapolsek Pacet AKP Samirin mengatakan, insiden itu terjadi sekitar pukul 13.30 Wib. Saat kejadian, korban bersama beberapa temannya sedang berenang di kolam renang yang berada di kompleks pemandian air panas Padusan.
Diduga kelelahan, salah seorang teman korban yang bernama Efendi tiba-tiba nyaris tenggelam di tengah kolam renang yang memiliki ukuran 75x25 meter itu. Guntur yang sudah berada di tepi kolam bergegas memberikan pertolongan kepada temannya itu.
"Korban berusaha menolong temannya di kolam renang air dingin. Namun, saat temannya sudah bisa keluar dari air, korban ganti teriak meminta pertolongan," kata Samirin saat dihubungi detikcom melalui telepon selulernya.
Melihat Guntur yang nyaris tenggelam, lanjut Samirin, tim keamanan wisata air panas Padusan pun bergegas memberikan pertolongan. Naas, sebelum petugas tiba di lokasi, tubuh pelajar kelas X sebuah SMK di Gresik itu keburu tenggelam ke dasar kolam renang sedalam 2,5 meter.
"Tim penolong segera mengevakuasi tubuh korban dari dalam kolam. Korban tak sadarkan diri, sempat diberi bantuan nafas buatan. Namun, saat perjalanan ke rumah sakit, nyawa korban tak tertolong," ungkapnya.
Menurut Samirin, penyebab korban tenggelam diduga karena kelelahan. Pasalnya, ukuran kolam renang tersebut terbilang besar, yakni 75x25 meter.
"Dugaan sementara korban kelelahan setelah berenang dan juga memberi pertolongan kepada rekannya," imbuhnya.
Saat ini jenazah Guntur sudah dievakuasi ke RS Sumber Glagah, Pacet untuk diotopsi. Sementara teman korban yang nyaris tenggelam dalam kondisi baik. Polisi masih mengumpulkan beberapa rekan korban untuk dimintai keterangan terkait insiden tersebut. (bdh/bdh)











































