Hal senada juga diungkapkan calon wakil walikota pasangannya Lucy Kurniasari mengaku sudah merasakan kampanye hitam.
"Saya tidak akan melakukan black campaign. Arek Suroboyo nggak perlu black campaign. Kita gentelman dan sportif," kata Rasiyo kepada wartawan di Posko Pemenangan Rasiyo-Lucy di Jalan Flores, Kamis (24/9/2015).
Mantan Sekdaprov Jawa Timur ini menerangkan, dalam politik black campaign sudah biasa. Namun, pihaknya tidak akan melakukan cara-cara kampanye hitam.
"Kalau mereka ada yang melakukan black campaign, kita akan counter," jelasnya.
Sementara itu, Lucy Kurniasari mengaku sudah pernah merasakan menjadi korban black campaign. Namun, mantan Ning Surabaya ini menganggapnya biasa.
"Wingi aku kenek black campaign. Jarene aku sekolah nang SMA Sejahtera. (Kemarin saya dapat black campaign. Katanya saya sekolah di SMA Sejahtera). Tapi saya menerima dan menyerahkan kepada Allah saja," jelas Lucy.
KPU Kota Surabaya hari ini menetapkan paslon Rasiyo-Lucy Kurniasari yang diusung koalisi Demokrat-PAN Memenuhi Syarat (MS). Dengan keputusan tersebut, maka pasangan incumbent yang diusung PDIP Tri Rismaharini-Wishnu Sakti Buana mendapatkan lawan di Pilkada Surabaya 9 Desember 2015. (roi/bdh)










































