"Sebenarnya banyak program-program yang ada di Kementerian Pemuda dan Olahraga yang bisa kita sinergikan. Salah satunya seperti beasiswa yang di Kemenpora sudah berjalan lama," kata Imam Nahrawi saat menjadi pembicara bersama Menristek Dikti M Nasir di Seminar dan Diskusi Panel bertema Peningkatan Kualitas Perempuan Muda yang Tangguh Berkarakter dan mandiri di era MEA, di hall Mina Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Sabtu (19/9/2015) malam.
Imam Nahrawi menambahkan, dirinya ingin Fatayat NU yang masuk dalam organisasi kepemudaan (OKP) bisa ikut berperan serta dalam memanfaatkan beasiswa di Kemenpora, serta mengikuti pelatihan-pelatihan tentang kepemudaan dan olahraga.
"Saya yakin pondasi Indonesia akan semakin kuat jika Fatayat NU terlibat lahir batin dalam menjaga NKRI (negara kesatuan republik Indonesia)," tuturnya.
Menteri dari politisi PKB ini juga mengajak Fatayat NU bersama-sama ikut memasyarakatkan olahraga. dan mengolahragakan masyarakat yang sudah menjadi program Kemenpora.
"Ayo ibu-ibu sekalian, saya mengajak berolahraga di dalam masyarakat. Kalau memang fatayat punya senam fatayat, saya akan mendukung agar bisa disosialisasikan kepada masyarakat," katanya.
"Kalau bisa, Fatayat NU bisa menyelenggarakan Pekan Olahraga Nasional Fatayat NU," jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Menristek Dikti M Nasir juga mengajaka Fatayat NU untuk bisa memanfaatkan program-program pemerintah terkait pendidikan dengan sebaik-baiknya.
"Di kementerian kami banyak program beasiswa yang bisa dimanfaatkan bagi ibu-ibu atau pemudi Fatayat NU," kata Nasir.
Menristek Dikti juga akan mensupport Fatayat NU untuk mengembangkan pendidikan.
"Saya akan dukung Fatayat NU untuk terus mengembangkan dunia pendidikan," tandasnya. (roi/bdh)











































