Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sebab, seluruh keluarga pendeta yang menghuni gereja ini kebetulan tengah berada di luar kota sejak dua hari sebelumnya. Namun, hampir semua isi gereja dipastikan hangus terbakar.
"Dari keterangan sejumlah saksi mata, mula api berasal dari dalam bangunan gereja yang kebetulan memang sedang kosong," kata AKBP Djadjuli, kepada detikcom di lokasi kejadian.
Kapolres Bondowoso ini mengungkapkan, kebakaran ini murni kecelakaan. Dugaan sementara, akibat adanya hubungan arus pendek dari instalasi listrik yang berdasarkan keterangan beberapa saksi memang sudah aus dimakan usia.
"Kami sudah hubungi tim laboratorium forensik (labfor) Polda Jatim. Saat ini sudah dalam perjalanan," imbuh mantan Kapolres Aceh Besar ini.
Keterangan yang diperoleh di lapangan, api baru diketahui setelah membesar dan melalap sebagian isi gereja. Tak ayal, sejumlah warga kemudian bahu-membahu berusaha memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya.
Tak lama berselang, beberapa unit mobil PMK dari BPBD setempat tiba di lokasi kebakaran melakukan pemadaman dengan dibantu warga sekitar. Api baru bisa dijinakkan dua jam kemudian.
Kerugian sementara ditaksir mencapai Rp 1,5 miliar. Pasalnya, sampir seisi gereja yang lokasinya bersebelahan dengan hunian warga tersebut tampak hangus dilalap api. Diantaranya, beberapa unit sepeda motor, perlengkapan band beserta sound system, perlengkapan komputer, dan lain-lain. (bdh/bdh)