Empat Bulan Sakit di Taiwan, TKW Sugiayem Dipulangkan

Empat Bulan Sakit di Taiwan, TKW Sugiayem Dipulangkan

Putri Akmal - detikNews
Rabu, 16 Sep 2015 14:00 WIB
Empat Bulan Sakit di Taiwan, TKW Sugiayem Dipulangkan
Foto: Putri Akmal
Banyuwangi - Sugiayem (40), TKW asal Dusun Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, yang sempat dirawat sejak Juni 2015 di General Hospital Taoyuan Taiwan akhirnya dipulangkan ke Banyuwangi.

Kedatangan ke tanah air didampingi oleh tim dokter General Hospital Taoyuan Taiwan dan staf Kamar Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taiwan dan langsung dirujuk dan dirawat di RSUD Blambangan Banyuwangi.

Staf KDEI Taiwan, Devriel Sogia mengungkapkan, Sugiayem bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Taiwan sejak tiga tahun terakhir. Wanita kelahiran 20 Juni 1975 berangkat melalui perusahaan tenaga kerja di Malang.

Beberapa hari sebelum masuk ke rumah sakit, Sugiayem sempat datang ke Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) dan menceritakan bahwa ia kabur dari rumah majikan dengan alasan pekerjaan yang diberikan tidak sesuai dengan perjanjian awal.

"Selang beberapa waktu setelah laporan itu kami cek dan kita dapati kondisi Sugiayem yang sudah sakit," ungkap Devriel Sagia ketika ditemui di RSUD Blambangan, Rabu (16/9/2015).

Ketua tim dokter RSUD Blambangan, dr Heri Subiakto menguraikan, Sugiayem kini dirawat intensif di ruang ICU khusus yaitu kamar yang sama saat TKW Sihatul dirawat. Dari rekam medis Sugiayem selama di rawat di Taiwan menyebutkan jika ia menderita beberapa penyakit kompleks yang telah menyebar.

Seperti myoma di otak, penyumbatan dan pecah pembuluh darah yang mengakibatkan stroke. Selain itu ada bawaan pneumonia dan demam tinggi yang memicu serangan kejang dalam waktu lama.

"Kondisi kini ada peningkatan sel darah putih dan Hb. Di punggung ada luka besar grade empat, ini karena kurangnya mobilisasi gerak pasien yang tidak seimbang. Lukanya besar sampai tembus tulang ekor. Akhirnya timbul gangguan kesehatan lainnya," papar dr. Heri.

Sementara Dirut RSUD Blambangan, dr Taufik Hidayat menambahkan, selama perawatan di ruang ICU, Sugiayem akan didampingi 9 dokter spesialis. Diantaranya dokter spesialis antung, penyakit dalam, syaraf, anestesi, bedah, kelamin dan lainnya.

Terkait pembiayaan perawatan dan pengobatan Sugiayem, hingga kiniĀ  pihak rumah sakit masih belum menerima kepastian terkait hal tersebut. Meski begitu, pihaknya berjanji akan merawat dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi Sugiayem.

"Kami terima jika ada donatur yang mau membantu tapi jika tidak ada sekalipun, kami akan tetap beri pelayanan yang baik. Kita hitung saja ini bantuan yang bisa kami beri dari Rumah Sakit," pungkasnya. (fat/fat)
Berita Terkait