Salat digelar di halaman sekolah dasar di Jalan Dupak Bangunsari tersebut. Semua siswa mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 dan juga para guru mengikuti salat. Mereka melakukannyua dengan khusyuk.
"Kami menggelar salat gaib untuk mendoakan arwah korban meninggal di Makkah, semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah," kata guru agama SD Muhammadiyah 11 Surabaya Akhwan Hamid kepada wartawan seusai salat, Selasa (15/9/2015).
Akhwan menambahkan, salat ini juga digelar untuk mendoakan para wali murid yang sedang menunaikan ibadah haji. "Semoga para wali wali murid yang sedang menunaikan ibadah haji senantiasa diberikan perlindungan dan diberi keselamatan," lanjut Akhwan.
Habibi, salah satu siswa yang orang tuanya sedang menunaikan ibadah haji berharap agar orang tuanya diberi keselamatan. Habibi berharap agar orang tuanya bisa pulang dengan selamat.
"Saya sampai saat ini belum mendapat kabar dari ayah ibu," ujar Habibi.
Insiden jatuhnya crane di Masjidil Haram mengakibatkan 111 jamaah haji meninggal, lebih dari 200 orang meninggal. Dari jumlah yang meninggal, 10 diantaranya berasal dari Indonesia. (fat/fat)











































